BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Acer membuka tahun 2026 dengan agresif. Lewat panggung CES 2026 Las Vegas, pabrikan asal Taiwan ini memperkenalkan jajaran produk terbarunya, mulai dari laptop ultra-ringan berbasis Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake), laptop gaming generasi baru, hingga perangkat non-laptop seperti skuter listrik dan solusi jaringan 5G.
Sorotan utama tertuju pada lini thin and light Acer yang kini semakin ringan, semakin kencang, dan semakin sarat fitur AI.
“Acer kelihatan serius menjadikan AI bukan sekadar gimmick, tapi fondasi performa di semua lini produknya,” ujar Jagat Review dalam liputan langsung dari CES 2026, dikutip Senin (2/2/2026).
Swift Edge AI: Laptop <1 Kg dengan Core Ultra Series 3
Acer resmi memperkenalkan Swift Edge 14 AI, penerus model sebelumnya yang kini ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake), dengan opsi hingga Core Ultra 9. Laptop ini tetap mengusung bodi magnesium-aluminium setebal 13,9 mm dengan bobot hanya 999 gram.
Spesifikasi utamanya meliputi:
Layar OLED 14 inci resolusi 3K (HDR True Black 500)
RAM hingga 32 GB LPDDR5X
SSD hingga 1 TB PCIe Gen 4
Wi-Fi 7, dua Thunderbolt 4, HDMI 2.1 FRL
Klaim multi-day battery life
Acer juga menyiapkan Swift Edge 16 AI dengan layar OLED 16 inci dan bobot sekitar 1,25 kg, termasuk opsi layar sentuh.
Baca Juga:
Persaingan Laptop Rp6 Jutaan Makin Ketat, Merek Lokal dan Global Adu Spesifikasi
Swift Go & Swift 16 AI: Fokus AI dan Touchpad Raksasa
Di bawahnya, Acer menghadirkan Swift Go 14 AI dan Swift 16 AI, yang tetap menggunakan Core Ultra Series 3 dengan iGPU Intel Arc generasi baru. Salah satu fitur paling mencolok ada pada Swift 16 AI: touchpad haptic terbesar di dunia, dilapisi Corning Gorilla Glass dan mendukung stylus (MPP 2.5).
“Touchpad-nya besar banget, ini jelas bukan cuma gimmick desain, tapi memang ditujukan buat workflow kreator,” kata Jagat Review.
Seluruh lini Swift terbaru juga sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H.
Predator & Nitro: Laptop Gaming Lebih Tipis, Lebih AI
Untuk segmen gaming, Acer memperkenalkan Predator Helios Neo 16s AI. Laptop ini memakai Core Ultra 9 Panther Lake dengan GPU hingga GeForce RTX 5070 Laptop, layar OLED 16 inci, baterai 92 Wh, serta sistem pendingin Aeroblade generasi kelima dengan liquid metal.
Meski bertenaga tinggi, ketebalannya diklaim hanya 1,89 cm dengan bobot sekitar 2,3 kg.
Sementara itu, lini Nitro V AI juga mendapat upgrade Core Ultra Series 3 dan RTX 5070, dengan bodi yang kini lebih ramping (di bawah 19,9 mm) untuk kelas gaming menengah.
Bukan Cuma Laptop: Skuter Listrik hingga Router Wi-Fi 7
Menariknya, Acer juga memamerkan produk non-laptop, seperti:
Predator eStorm Pro, skuter listrik bermotor 500 watt dengan jarak tempuh hingga 60 km
Monitor Acer ProDesigner 6K dengan 99% AdobeRGB
Mobile WiFi Acer Connect M4D 5G
Router gaming Predator Connect X7S 5G dengan Wi-Fi 7 tri-band
Kapan Masuk Indonesia?
Acer belum mengumumkan harga maupun jadwal resmi untuk pasar Indonesia. Namun perusahaan memastikan sebagian besar produk CES 2026 ini akan masuk ke berbagai pasar global, termasuk Asia.
“Kalau melihat polanya, model Swift dan Nitro biasanya paling cepat masuk Indonesia,” tutup Jagat Review.
Dengan kombinasi bobot ekstrem ringan, prosesor AI generasi baru, dan desain yang semakin matang, Acer tampaknya ingin menancapkan posisi kuat di era laptop AI 2026. Kini tinggal satu pertanyaan: seberapa kompetitif harga yang akan dibawa ke pasar?
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)







