BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Isu tambang Parung Panjang kembali mencuat setelah Ahmad Marjuki, anggota DPRD Jawa Barat, menyampaikan sikap tegasnya terhadap dampak aktivitas tambang yang tak kunjung terselesaikan. Melalui unggahan di Instagram, ia menilai bahwa permasalahan tambang tidak bisa dilepaskan dari aspek keselamatan dan hak-hak masyarakat.
Marjuki mengungkapkan, persoalan tambang bukan sekadar soal investasi dan ekonomi daerah, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat untuk hidup aman dan sehat. Ia menyebut banyak warga mengalami efek langsung seperti polusi debu dan kualitas lingkungan yang menurun.
“Ini tentang dampak sosial dan lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” tulisnya.
Baca Juga:
Golkar Jawa Barat Gelar Pengajian Akbar, Akhmad Marjuki Beri Pesan Inspiratif
Akhmad Marjuki Bagikan Pesan Menyentuh Soal Senyum di Tengah Masalah
Ia juga mendorong pemerintah untuk lebih tegas dalam mengambil langkah-langkah yang berpihak pada keselamatan publik. Menurutnya, dialog intensif antara pemangku kebijakan dan warga menjadi kunci agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab keluhan masyarakat.
Selain menyoroti aspek lingkungan, Marjuki mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan terhadap masyarakat.
“Setiap langkah kebijakan harus berpihak pada keselamatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pesannya menutup dengan penegasan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan manusia maupun alam, sebuah seruan yang semakin relevan di tengah maraknya isu tambang di berbagai daerah.
(Hafidah Rismayanti/Aak)











