CIANJUR, TEROPONGMEDIA.ID — Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, tengah memburu pelaku begal bersenjata api yang menembak seorang pengendara hingga terluka di jakur alternatif Cianjur – Jonggol.
Korban yang berhasil selamat, diidentifikasi sebagai IS (36), warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, saat ini sedang menjalani perawatan medis akibat luka tembak di bagian tangan dan perutnya.
Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arif Timtim Firmanto, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika korban sedang beristirahat di sebuah pos perjalanan.
“Korban mengalami luka tembak pada bagian perut dan tangan, lalu meminta tolong warga sekitar setelah mengalami pembegalan,” kata AKP Arif di Cianjur, mengutip Antara, Rabu (22/10/2025).
Kronologi
Berdasarkan keterangan saksi mata, teriakan korban begal minta tolong IS terdengar oleh sejumlah warga di sekitar lokasi.
Dua orang saksi, yakni NYS dan PR, kemudian menghampiri sumber suara dan menemukan korban dalam kondisi berlumuran darah.
Korban sempat dilarikan ke puskesmas setempat, namun karena lukanya dinilai cukup parah, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSDH) Cianjur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dalam keterangannya kepada polisi, IS menyatakan bahwa pelaku berhasil melarikan sepeda motornya usai melakukan aksi begal tersebut.
Menyikapi kejadian ini, AKP Arif menyatakan bahwa jajarannya telah menyebar anggota untuk mengejar dan menangkap pelaku yang diduga melarikan diri ke wilayah hukum Polres Bogor.
“Kami berkoordinasi dengan Polres Cianjur dan Polres Bogor untuk memburu pelaku yang dilaporkan membawa senjata api saat beraksi,” tegasnya.
BACA JUGA
Mahasiswi di Cirebon Jadi Korban Begal Payudara, Polisi Telusuri Pelaku Lewat CCTV
Ia menambahkan bahwa tindakan tegas dan terukur akan dilakukan jika pelaku mengancam keselamatan petugas.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Cikalongkulon juga meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan tindak kriminal sepanjang jalur alternatif Jonggol-Cianjur. Penambahan jadwal patroli dilakukan dari pagi hingga dini hari.
“Kami juga meminta warga meningkatkan pengamanan lingkungan, terutama pada malam hari, dengan mengaktifkan kembali ronda malam,” pungkas AKP Arif.
Hingga berita ini diturunkan, proses perburuan terhadap pelaku begal bersenjata api tersebut masih terus dilakukan.
(Aak)









