SAMARINDA TEROPONGMEDIA.ID – Bek Persib Bandung, Federico Barba memprediksi, pertandingan melawan Borneo FC akan berjalan sangat berat buat kedua tim. Namun, pemain asal Italia ini menyebut, tekanan besar justru berada di pihak tuan rumah.
Persib Bandung akan menghadapi Borneo FC pada laga tunda pekan ke-21 Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (15/3/2026), pukul 20.30 WIB.
“Ini menjadi pertandingan yang tidak mudah buat kedua tim, tetapi saya yakin dengan kondisi tim saya. Kami akan fokus untuk pertandingan besok,” ujar Barba dalam sesi konferensi pers, Sabtu (14/3/2026).
Barba menambahkan, status Borneo FC sebagai pesaing terdekat di klasemen membuat lawan memiliki beban yang lebih berat. Menurutnya, laga ini merupakan peluang bagi lawan untuk memangkas jarak poin, sementara Persib Bandung bisa bermain lebih lepas.
“Mereka memiliki tekanan yang sedikit lebih besar daripada kami karena mungkin ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka untuk mengejar kami. Jadi, mereka akan memikul tekanan yang lebih besar, dan kami pastinya akan bermain dengan lebih lepas,” ungkapnya.
Barba mengingatkan rekan-rekannya tentang lawannya yang punya catatan positif dalam urusan mencetak gol. Barba mengakui, kualitas individu pemain Borneo FC. Meski demikian, ia menegaskan, lini pertahanan timnya telah melakukan persiapan matang untuk mengantisipasi agresivitas tuan rumah.
“Mereka adalah pemain-pemain yang bagus dan mereka mencetak banyak gol, tetapi kami sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan ini. Kami tahu apa yang harus dilakukan,” tegas Barba.
Baca Juga:
Prediksi Skor Borneo FC vs Persib BRI Super League 2025/2026, Big Match Panas di Segiri!
Bojan: Meski Kalah, Kami Masih di Puncak
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai beban berat dalam laga dua besar klasemen pekan ini berada di pihak tuan rumah. Sebab, apapun hasilnya, Maung Bandung akan tetap berada di puncak klasemen.
Menurutnya, situasi itu memberikan keuntungan secara psikologis bagi anak asuhnya. Sebab, saat Persib Bandung menang jarak poin menjadi lebih jauh dengan pesaingnya.
“Seandainya kalah, kami masih ada di puncak klasemen. Sementara bagi mereka, jika kalah, peluang mereka untuk mengejar akan semakin kecil,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Karena itu, Hodak menginstruksikan pasukannya untuk berkonsentrasi pada skema permainan di lapangan. Ia ingin memastikan, timnya tetap memberikan performa terbaik tanpa harus terganggu dengan kalkulasi poin di klasemen. “Jadi kita hanya akan fokus bermain bagus besok,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut laga ini dengan optimisme tinggi. Ia menilai, jeda waktu yang dimiliki timnya sangat ideal untuk mematangkan strategi demi menundukkan pemuncak klasemen.
“Ini bukan hanya soal taktikal, tapi soal konsekuensi besar dari hasil pertandingan ini. Kami harus kuat, berjuang, dan butuh dukungan penuh dari suporter di stadion,” ungkapnya.











