Bojan Hodak Bilang RANS Nusantara FC Masih Disebut Musuh Berbahaya

Bojan Hodak Kecewa Usai Persib Ditahan Imbang Dewa United
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Media Officer Persib)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak ternyata memiliki pandangan berbeda terhadap catatan minor  RANS Nusantara FC yang akan menjadi lawannya.

Menurut Bojan catatan minor tersebut bukanlah barometer utama penilaian terhadap RANS Nusantara FC, melainkan melalui spirit dan gaya bermainnya.

BACA JUGA: Keputusan Komdis Bikin Pelatih Persib Naik Pitam

Jika dilihat dari segi permainan, pria asal Kroasia itu menilai RANS Nusantara FC tetaplah tim berkualitas. Bahkan saat takluk atas Dewa United dengan skor telak sekalipun, RANS Nusantara FC tetap menunjukan spirit yang luar biasa dalam hal menyerang.

Ditambah lagi, kekalahan tersebut juga dirasa wajar karena RANS Nusantara FC tak bisa menurunkan pemain terbaiknya karena akumulasi kartu. Sehingga absennya Hilmansyah dan Kiko Carneiro memberi keuntungan bagi Dewa United dalam melakukan serangan.

Sedangkan di laga kontra Persib, ia yakin keduanya akan diturunkan, ditambah dengan kreatifitas Mitsuru Maruoka. Dengan begitu tim RANS Nusantara FC akan jauh lebih berbahaya karena akan turun dengan kekuatan penuh.

“Mereka kebobolan banyak tapi tanpa Hilman dan bek asingnya. Jadi ini akan menjadi tim yang berbeda,” kata Bojan, Jumat (1/3/2024).

Dilihat dari pertandingan sebelumnya, tim RANS Nusantara FC juga mampu merepotkan lawan-lawannya seperti Madura United dan Arema FC. Sayangnya RANS juga kerap melakukan kesalahan di barisan pertahanan yang bisa menguntungkan bagi timnya.

“Saya melihat mereka tetap berbahaya karena mereka bisa unggul melawan Madura 2-1 hingga menit 97. Melawan Arema mereka bermain bagus tapi kebobolan dengan gol konyol,” imbuhnya.

Bahkan lebih hebatnya lagi, RANS Nusantara FC juga disebut Bojan mampu merepotkan pucuk pimpinan klasemen Liga 1, yakni Borneo FC. Dalam laga tersebut, tim berjuluk Prestige Phonix itu mampu tampil dominan dan melepaskan 11 tembakan ke gawang Nadeo Argawinata.

Dengan begitu, tak ada alasan bagi Persib untuk bersantai menghadapi laga tersebut. Ia memprediksi laga ini akan berjalan sangat ketat dan anak asuhnya perlu bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan.

BACA JUGA: Persib Serius Hadapi PS Barito Putera, Punya Waktu Ideal

“Melawan Borneo mereka hanya kalah satu gol dan bermain lebih baik di pertandingan. Jadi mereka tim yang bagus, tim pekerja keras dan tidak mudah mengalahkan mereka. Ini akan menjadi laga yang sulit,” jelasnya.

(RF/Masnur)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru