BPBD Makassar: Korban Terdampak Banjir Mencapai 239 jiwa

(foto: Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

MAKASAR,TM.ID: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengevakuasi 239 warga terdampak banjir di dua kecamatan yang masuk zona rawan banjir.

“Tim sudah turun membantu evakuasi warga dengan perahu karet di lokasi banjir di Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala dan Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakammuddin, Sabtu (24/12/2022).

Sejauh ini tercatat jumlah warga terdampak banjir di dua kecamatan tersebut sebanyak 239 jiwa dengan 67 Kepala Keluarga (KK).

BACA JUGA: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Akibatkan Ruas Jalan Desa Pengembur – Mawun Putus

Sementara, ada lima posko pengungsian diisi warga yang terdampak banjir . Jumlah tersebut diperkirakan bertambah seiring kondisi cuaca belum normal.

Sebagian warga masih berada di kamp pengungsian dan membutuhkan bantuan makanan, obat obatan dan selimut karena rumahnya terendam air.

Ketinggian air bervariasi antara 20 centimeter hingga 100 centimeter di dua lokasi setempat.

Posko pengungsian di Kelurahan Manggala berada di Masjid Jabal Nur Blok 10, Jalan Biola dengan jumlah penyintas sebanyak 34 KK dengan 124 jiwa.

Selanjutnya di Kelurahan Katimbang, lokasi pengungsian di Mesjid Ar Rahman (Grand Rahmani Residence) dengan jumlah penyintas 15 KK atau sebanyak 65 jiwa. Posko berikutnya di Warkop Gamacca (Jalan) Poros Katimbang), Jumlah Penyintas 9 KK atau 30 jiwa.

Kemudian, Posko di Mesjid Nur Ikhlas (Kodam I), Jumlah Penyintas 4 KK atau 15 jiwa dan di Posko TK Tri Putri (Kodam III) jumlah penyintas 5 KK atau 20 jiwa.

Sejauh ini tim BPBD Makassar terus melakukan pendataan dan siaga. Jumlah personel diturunkan di lapangan sebanyak 60 orang petugas terdiri dari tim evakuasi 35 orang, tim asessmen 15 orang dan tim medis 10 orang. Untuk Alutista disiapkan satu truk serba guna, tujuh unit perahu karet, dan masing-masing tiga unit ambulans, mobil lapangan dan mobil bak terbuka.

Dampak banjir tersebut dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang menyebabkan tenang air serta pohon tumbang di beberapa wilayah Kota Makassar sejak kemarin.

Selain itu, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrim berlaku 23-25 Desember 2022.

Upaya pemenuhan kebutuhan dasar untuk korban terdampak yakni pemenuhan sandang dan pangan serta layanan kesehatan. Bantuan kemanusiaan korban pohon tumbang dan penyintas banjir juga telah disalurkan kepada korban terdampak.

(Agung)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru