Bupati Tulungagung Diduga Peras Pejabat Pakai Surat Pengunduran Diri ASN

Bupati Tulungagung
(X/radindadia)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan modus yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam menekan pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut Gatut diduga memanfaatkan surat pernyataan mundur dari jabatan dan status aparatur sipil negara (ASN) sebagai alat untuk mengendalikan para pejabat.

“Dokumen ini kemudian diduga digunakan oleh GSW sebagai sarana untuk mengendalikan sekaligus menekan para pejabat agar loyal dan menuruti setiap perintah GSW,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (11/4).

Pejabat Diminta Tanda Tangan Surat Bermeterai Tanpa Tanggal

Menurut KPK, kasus ini bermula setelah Gatut melantik para pejabat OPD pada Desember 2025. Setelah pelantikan, para pejabat dipanggil ke ruangan khusus dan diminta menandatangani surat pernyataan mundur dari jabatan serta mundur dari ASN jika dianggap tidak mampu menjalankan tugas.

Yang menjadi sorotan, surat tersebut sudah dibubuhi meterai namun tidak mencantumkan tanggal.

“Surat pernyataan mundur dari jabatan, dan mundur dari ASN tersebut sengaja tidak dicantumkan tanggalnya,” kata Asep.

KPK juga mengungkap bahwa pejabat yang dipanggil tidak diperbolehkan membawa telepon genggam. Mereka disebut tidak diberi kesempatan memfoto dokumen maupun menyimpan salinannya.

Diduga Jadi Alat Pemerasan

Setelah surat ditandatangani, KPK menduga Gatut meminta sejumlah uang kepada para pejabat, baik secara langsung maupun melalui ajudannya, Dwi Yoga Ambal.

Jika permintaan itu tidak dipenuhi, surat yang telah ditandatangani disebut dapat sewaktu-waktu diberi tanggal dan digunakan sebagai dasar tekanan.

“Kalau tidak dikasih, sudah ada surat kan. Tinggal kasih tanggal,” ujar Asep.

OTT KPK Tangkap 18 Orang

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung pada 10 April 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 18 orang diamankan, termasuk Gatut Sunu Wibowo dan adik kandungnya yang juga anggota DPRD Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro.

Sehari kemudian, KPK membawa Gatut, adiknya, dan 11 orang lainnya ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.

Baca Juga:

Bupati Tulungagung Terjaring OTT, Tiba di Gedung KPK Langsung Diperiksa!

Polisi Tangkap Penipu Berkedok Pegawai KPK, Sasar Wakil Ketua Komisi III DPR

Pada 11 April 2026, KPK resmi menetapkan Gatut Sunu Wibowo dan Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk tahun anggaran 2025-2026.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penyalahgunaan jabatan dan tekanan terhadap aparatur sipil negara di tingkat daerah.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

2

Cek, Cara Mengatasi Pengisian Token Listrik yang Gagal Terus

3

6 Rekomendasi Tablet Unggulan Sepanjang Tahun 2024

4

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025

5

Profil Selebgram Shella Selpi Lizah Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg