BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Ducati menghadapi tantangan besar jelang berakhirnya musim MotoGP 2025 setelah Marc Marquez mengalami cedera bahu serius di MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Mandalika. Insiden itu tak hanya membuat sang juara dunia harus mengakhiri musim lebih awal, tetapi juga menghambat program pengembangan motor Ducati untuk musim 2026.
Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat hanya beberapa pekan setelah memastikan gelar juara dunia MotoGP ke-7 di Jepang. Cedera pada bahu kanannya memaksa pebalap asal Spanyol itu menjalani operasi dan absen dari dua seri terakhir, termasuk GP Valencia.
General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna, menyebut bahwa cedera tersebut menjadi pukulan besar bagi rencana pengembangan tim.
“Jelas dia sangat tidak beruntung karena kejadian itu bukan sepenuhnya kesalahannya,” ujar Dall’Igna dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (5/11/2025).
“Sebelum kecelakaan, rencana kami adalah memanfaatkan balapan terakhir 2025 untuk mulai mengembangkan paket 2026. Saat ini hal itu mustahil dilakukan. Inilah masalah utama dari kejadian ini,” lanjutnya.
Ducati sejatinya telah menyiapkan fase pengembangan lebih awal dengan menjadikan Marquez sebagai ujung tombak riset untuk menghadapi regulasi baru MotoGP 2026. Pengalaman dan masukan teknis dari sang juara dunia sangat dibutuhkan untuk merancang motor generasi baru Desmosedici GP26.
Namun, dengan absennya Marquez, Ducati harus mencari solusi darurat. Tim pabrikan asal Bologna itu memutuskan memanggil pebalap World Superbike (WSBK), Nicolo Bulega, untuk menggantikan Marquez pada dua seri penutup musim.
Baca Juga:
Alex Rins: Pengurangan Kapasitas Mesin Bukan Solusi Instan untuk Keselamatan MotoGP
Sementara itu, Francesco Bagnaia disebut belum bisa diandalkan sepenuhnya untuk proyek pengembangan karena performanya yang tidak stabil sejak jeda musim panas.
Dari sisi medis, Direktur Medis MotoGP Dr. Angel Charte menegaskan bahwa Marquez tidak akan kembali sebelum kondisinya benar-benar pulih.
“Cedera ini tidak mudah. Ia telah menjalani empat operasi sebelumnya. Tubuhnya perlu waktu untuk beregenerasi,” ujar Charte.
“Jika kembali lebih cepat, risikonya besar dan bisa membahayakan kariernya,” tambahnya.
Marquez dipastikan absen pada GP Valencia dan tes pramusim pertama musim 2026 yang dijadwalkan pada 18 November mendatang. Tim Ducati menegaskan tidak akan mengambil risiko dengan memaksakan kehadirannya.
“Fokus utama kami adalah memastikan Marc kembali dengan kondisi 100 persen fit,” tutup Dall’Igna.
(Budis)











