BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kabar kurang menyenangkan datang dari pelatnas bulu tangkis Indonesia. Pemain senior tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, resmi mundur dari Korea Masters 2025 yang digelar di Wonkwang University, pekan ini.
Absennya Ginting menjadi pukulan bagi sektor tunggal putra yang baru saja menuntaskan rangkaian turnamen Eropa dan bersiap melanjutkan tur Asia. Namun di balik kabar buruk tersebut, terselip peluang besar bagi para pemain muda untuk unjuk gigi di level internasional.
Asisten pelatih tunggal putra pratama pelatnas, Harry Hartono, memastikan Ginting tak bisa tampil lantaran mengalami masalah di bagian pinggang bawah.
“Anthony Sinisuka Ginting tidak bisa bermain di Korea Masters karena ada kendala pinggang bagian bawah yang cukup mengganggu,” ujar Harry melalui keterangan resmi Humas dan Media PP PBSI, dikutip Rabu (5/11/2025).
Ia menjelaskan, rasa tidak nyaman itu muncul setelah Ginting menyelesaikan pertandingan di French Open 2025. Tim pelatih akhirnya memilih langkah hati-hati dengan menarik sang pemain dari daftar peserta agar cedera tidak berlanjut serius.
“Kami tidak ingin ambil risiko,” tegas Harry.
Dengan mundurnya Ginting, Indonesia akan mengandalkan kombinasi pemain muda dan profesional, yakni Chico Aura Dwi Wardoyo, Moh Zaki Ubaidillah, dan Yohanes Saut Marcellyno.
Baca Juga:
Jonatan Christie Jaga Asa Tembus BWF World Tour Finals 2025
Chico diharapkan bisa menjadi tumpuan utama, sementara dua pemain muda lainnya mendapat kesempatan berharga mengasah mental dan pengalaman di ajang level Super 300.
“Ini saatnya melihat sejauh mana pemain muda kita bisa bersaing,” ujar Harry.
Di sektor tunggal putri, Indonesia hanya mengirim Ni Kadek Dhinda Amartya, yang baru saja dipanggil memperkuat skuad SEA Games Thailand 2025. Turnamen ini akan menjadi ajang penting bagi Dhinda untuk menunjukkan kesiapan menuju multievent Asia Tenggara tersebut.
Sementara itu, sektor ganda putra menurunkan dua pasangan, yakni Raymond Indra / Nikolaus Joaquin serta Daniel Edgar Marvino / Moh Putra Erwiansyah.
Setelah sempat absen di Hylo Open, ganda putri kembali tampil dengan tiga pasangan, yaitu Isyana Syahira Meida / Rinjani Kwinara Nastine, Siti Sarah Azzahra / Az Zahra Ditya Ramadhani, dan Agnia Sri Rahayu / Velisha Christina.
Sedangkan dari ganda campuran, hanya ada satu wakil, Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Absennya Anthony Ginting bisa dibilang menjadi ujian awal bagi PBSI dalam proses regenerasi sektor tunggal putra. Dengan kalender kompetisi yang padat dan kondisi fisik pemain senior yang mulai rentan, keberanian memberikan panggung kepada pemain muda menjadi langkah penting menjaga kesinambungan prestasi.
(Budis)










