BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beredar di media sosial unggahan yang mengklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut harga asli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite hanya Rp 4.000 per liter. Setelah ditelusuri, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
Unggahan yang beredar luas di Facebook pada Oktober 2025 berasal dari akun @KHANZA AURELIA. Dalam unggahan tersebut tertulis:
“MENKEU PURBAYA: Pertalite hanya 4.000, mereka jual 10.000. Padahal dijual 4.000 sudah untung besar, udah gitu dioplos lagi”
Unggahan itu disertai foto tangkapan layar yang menampilkan wajah Menteri Keuangan Purbaya dan narasi seolah-olah ia sedang menuding adanya permainan harga dalam distribusi BBM Pertalite.
Namun, setelah diverifikasi, tidak ada pernyataan resmi Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut harga asli Pertalite sebesar Rp 4.000 per liter.
Klarifikasi dari Kementerian Keuangan
Melalui situs resminya pada 16 Oktober 2025, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
“Dapat diinformasikan bahwa informasi dimaksud merupakan hoaks,” tulis pernyataan resmi Kemenkeu.
Kemenkeu juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penyebaran informasi palsu yang mengatasnamakan pejabat maupun pegawai instansi pemerintah.
Baca Juga:
CEK FAKTA: Rayyan Arkan Dikha Koleb dengan Aktris Bollywood di Video Klip “Aura Farming“
CEK FAKTA: Hanya Ada Satu Nyamuk yang Pernah Ditemukan di Islandia dalam 30 Tahun Terakhir
Harga Pertalite yang Sebenarnya
Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada 30 September 2025, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa harga normal atau keekonomian Pertalite tanpa subsidi adalah Rp 11.700 per liter.
“Selama ini, pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi maupun non-energi,” kata Purbaya.
Dengan adanya subsidi sebesar Rp 1.700 per liter (sekitar 15 persen). Masyarakat hanya perlu membayar Rp 10.000 per liter di SPBU.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, klaim yang menyebut Menkeu Purbaya mengatakan harga asli Pertalite Rp 4.000 adalah tidak benar.
Kementerian Keuangan telah membantah narasi tersebut secara resmi, dan pernyataan asli Purbaya justru menegaskan bahwa harga keekonomian Pertalite sebelum subsidi mencapai Rp 11.700 per liter.
(Hafidah Rismayanti/Aak)










