BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beredar di media sosial X sebuah unggahan yang menarasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Unggahan itu menampilkan tangkapan layar seolah-olah berasal dari pemberitaan media dengan judul “Menkeu Purbaya Ancam Tarik Dana MBG”. Dalam narasi unggahan tersebut juga tertulis kalimat “Prabowo setuju stop MBG”.
Informasi ini kemudian memicu kebingungan publik mengenai kelanjutan program MBG, yang sejak awal dicanangkan sebagai salah satu prioritas pemerintah.
Hasil Penelusuran
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Cek Fakta, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo terkait penghentian program MBG. Program tersebut masih berjalan sesuai rencana pemerintah.
Tangkapan layar yang beredar memang menyerupai unggahan video di kanal YouTube CNN Indonesia berjudul “Menkeu Purbaya Ancam Tarik Dana MBG”.
Namun, keterangan resmi yang disampaikan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa berbeda dengan narasi yang beredar.
Purbaya tidak pernah menyebut pemerintah akan menghentikan program MBG. Ia hanya menjelaskan adanya kemungkinan relokasi anggaran apabila serapan dana program tersebut rendah hingga akhir Oktober 2025.
“Pemerintah tidak akan membiarkan anggaran MBG yang tidak terserap menganggur hingga akhir tahun. Dana itu akan dialihkan ke sektor lain untuk memangkas defisit maupun utang negara,” kata Purbaya.
Baca Juga:
CEK FAKTA: Kebakaran Tambang di Raja Ampat!
CEK FAKTA: Najwa Shihab Dilantik Jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan
Program Tetap Berlanjut
Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo menghentikan program Makan Bergizi Gratis adalah hoaks.
Faktanya, program MBG tetap berlanjut sebagai salah satu agenda prioritas pemerintah, meski evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan serapan anggarannya.
Program MBG sendiri digulirkan secara bertahap di berbagai daerah sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











