CEK FAKTA: Video Menkeu Purbaya Tolak Jadi Wapres Prabowo

Dirut BEI mundur
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/menkeuri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Sebuah video berdurasi 30 detik yang beredar di media sosial TikTok menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan narasi yang menyebut dirinya menolak permintaan untuk dicalonkan sebagai wakil presiden.

Dalam video tersebut, Purbaya juga diklaim menyampaikan keinginannya untuk mengembalikan harga bensin, beras, dan kebutuhan pokok agar tetap murah dan stabil seperti pada masa Presiden Soeharto.

Narasi dalam unggahan itu berbunyi:

“Tadi ada yang meminta saya untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden, saya tidak mau. Saya menolak untuk dicalonkan menjadi wakil presiden, saya hanya bercita-cita mengembalikan harga bensin, beras dan sembako tetap murah dan stabil seperti pada zaman Pak Soeharto dulu.”

Video tersebut menyebar luas dan menuai perhatian publik karena mengaitkan isu politik nasional dengan kondisi ekonomi pada era Orde Baru. Namun, benarkah pernyataan tersebut benar-benar disampaikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa?

Penelusuran Fakta

Tim redaksi Teropongmedia.id melakukan penelusuran terhadap klaim yang beredar. Hasilnya, tidak ditemukan rekaman video, pernyataan tertulis, maupun dokumentasi resmi yang menunjukkan Menkeu Purbaya pernah menyampaikan pernyataan seperti yang dinarasikan dalam video viral tersebut.

Penelusuran dilakukan melalui arsip pemberitaan media nasional, pernyataan resmi Kementerian Keuangan, serta berbagai kanal komunikasi publik yang kredibel. Seluruh hasil penelusuran tidak mendukung klaim dalam video TikTok yang beredar.

Indikasi Video Hasil Rekayasa AI

Kantor berita ANTARA turut memeriksa keaslian video tersebut menggunakan perangkat AI Detector Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut kuat terindikasi merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan.

Beberapa indikasi yang menguatkan temuan tersebut antara lain ketidaksinkronan gerak bibir dengan suara, intonasi yang terdengar tidak natural, serta pola visual wajah yang menyerupai konten deepfake.

Baca Juga:

CEK FAKTA: Peserta BPJS Aktif Bisa Klaim JHT Rp10 Juta di Sosmed

Purbaya Bakal Beri Pendampingan Hukum Para Tersangka KPK OTT Pajak Jakut

Pernyataan Asli Purbaya Yudhi Sadewa

Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa memang sempat menanggapi isu peluang dirinya maju sebagai calon wakil presiden setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan. Namun, ia menegaskan tidak memikirkan hal tersebut dan memilih fokus menjalankan tugasnya.

Dalam pernyataannya yang dikutip ANTARA, Purbaya menyebut, tidak terpikir untuk maju dalam kontestasi politik dan menilai masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Pernyataan tersebut juga tidak menyinggung soal harga sembako, apalagi membandingkannya dengan kondisi ekonomi pada era Presiden Soeharto.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, analisis teknologi, serta klarifikasi dari sumber tepercaya, klaim yang menyebut Purbaya Yudhi Sadewa menolak dicalonkan sebagai wakil presiden sambil menyampaikan keinginan mengembalikan harga sembako seperti era Soeharto adalah tidak benar.

Video yang beredar terindikasi kuat sebagai hasil manipulasi kecerdasan buatan dan tidak didukung oleh pernyataan autentik dari Purbaya Yudhi Sadewa. Masyarakat diimbau untuk lebih kritis terhadap konten video politik di media sosial dan selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Harga dan Spesifikasi Motor Honda CB, Incaran Kolektor!

2

PKM di Garut, Dosen dan Mahasiswa Ekuitas University Bantu UMKM Desa Cipancar Kelola Bisnis via Teknologi Digital

3

Rilis Inovasi Baru, Google Lens Bisa Jawab Pertanyaan Video!

4

Prabowo Instruksikan Reaktivasi Bandara Husein, Farhan: Lompatan Ekonomi Baru

5

Prediksi Skor PSG vs Arsenal Final Liga Champions 2025/2026, Duel Dua Filosofi di Puskas Arena
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg