Cek, Fungsi Payung Raksasa Masjid Nabawi

Payung raksasa masjid Nabawi
(Web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG.TM.ID Masjid Nabawi merupakan masjid terbesar yang ada di kota Madinah, Hijaz, Arab Saudi. Merupakan tempat suci bagi umat muslim, di dalamnya terdapat makam Nabi Muhammad SAW dan kedua sahabatnya yaitu Umar bin Khattab dan Abu Bakar Ash Shiddiq.

Di kompleks masjid Nabawi ini terdapat banyak sekali fasilitas yang sudah disediakan untuk kenyamanan para jamaah. Salah satu fasilitasnya adalah payung raksasa masjid Nabawi yang fungsinya untuk melindungi seluruh jamaah dari sinar matahari dan hujan.

Payung raksasa masjid Nabawi ini sudah ada dari tahun 2010 yang diimpor dari Jerman. Jumlah payung konvertibel yang dipasang di serambi Masjid Nabawi tersebut sebanyak 235 unit dengan total total luas area yang mampu dipayungi mencapai 145.000 meter, melansir Pikiran Rakyat. 

Payung ini memiliki ketinggian 14,40 meter, sedangkan ketinggiannya saat dilipat mencapai 20,70 meter. Membutuhkan waktu 4 menit agar payung bisa terbuka dengan sempurna. Biasanya akan di buka pada saat sebelum azan subuh dan di tutup menjelang maghrib.

Fungsi Payung Raksasa Masjid Nabawi 

Payung raksasa masjid Nabawi
(Web)

Tahukah kamu fungsi dari payung raksasa ini? Simak penjelasannya di bawah ini ya.

Menambah Aura Estetika

Fungsi payung raksasa Masjid Nabawi ini untuk menambah estetika. Karena memiliki desain yang sangat indah dan elegan. Sehingga payung ini memiliki nilai seni dan estetika tersendiri. Jika kamu menyaksikan langsung barisan payung ini, maka seketika kamu akan terpukau dengan keindahannya.

Melindungi Jamaah dari Hujan dan Panas

Payung raksasa ini juga berfungsi untuk melindungi jamaah dari hujan dan panas terik matahari. Dengan adanya payung ini di harapkan para jamaah bisa beribadah dengan khusuk dan nyaman tanpa ada gangguan cuaca buruk.

Optimalisasi Ruangan

Payung tersebut juga bisa untuk waktu-waktu tertentu. Contohnya saja ketika cuaca sedang tidak bersahabat atau saat banyaknya jamaah yang hadir. Sehingga bisa mengoptimalkan penggunaan ruangan dan mencegah adanya penumpukan jamaah di dalam masjid.

Meningkatkan Kenyamanan Jamaah

Dengan adanya payung tersebut, maka para jamaah bisa beribadah dengan lebih khusuk. Hal tersebut sangat membantu untuk meningkatkan kualitas spiritual dari para jemaah. Ternyata payung ini sudah lengkap dengan teknologi mutakhir, sehingga jamaah yang merasa panas bisa nyaman saat berada si bawah payung. Karena mempunyai teknologi yang bisa menurunkan suhu sampai 8 derajat celcius.

BACA JUGA: Mengenal Kepribadian Siti Khadijah, Orang Pertama Masuk Islam

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru