Cek, Rekomendasi Obat Cacing Kremi Pada Anak di Apotek!

cacing kremi pada anak-2
(freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Cacing kremi atau Enterobius vermicularis adalah parasit kecil yang hidup di saluran pencernaan manusia, khususnya di usus besar dan rektum.

Cacing kremi pada anak memiliki ciri khas berwarna putih dan berbentuk seperti benang halus. Panjang tubuhnya berkisar antara 5 hingga 13 milimeter (mm).

Infeksi cacing kremi pada anak terjadi dengan tidak sengaja menelan telur cacing yang terdapat pada makanan, minuman, atau benda yang telah terkontaminasi.

Setelah tertelan, telur cacing akan menetas dalam usus, berkembang biak, dan bertelur di sekitar anus, terutama saat seseorang tidur.

Penyebab Infeksi Cacing Kremi

Infeksi cacing kremi pada anak umumnya terjadi karena kurangnya kebersihan diri dan lingkungan. Berikut beberapa penyebab utama:

  • Kurang menjaga kebersihan tangan setelah menggunakan toilet atau sebelum makan.
  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi telur cacing.
  • Menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi telur cacing dan kemudian memasukkan tangan ke mulut.
  • Kontak langsung dengan penderita infeksi cacing kremi.

Gejala Infeksi Cacing Kremi

Infeksi cacing kremi sering kali tidak menimbulkan gejala yang serius, tetapi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Berikut beberapa gejala umum yang bisa muncul:

  • Gatal di sekitar anus, terutama pada malam hari.
  • Iritasi atau kemerahan pada kulit di sekitar anus.
  • Kesulitan tidur akibat rasa gatal yang mengganggu.
  • Menggertakkan gigi saat tidur.
  • Sakit perut disertai mual.

Pada kasus tertentu, cacing kremi juga bisa menyebar ke area vagina, menyebabkan peradangan atau vaginitis, yang ditandai dengan rasa gatal dan iritasi di area genital.

Pengobatan 

Terdapat beberapa jenis obat cacing kremi yang tersedia di apotek untuk orang dewasa maupun anak-anak. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan:

1. Albendazole

Albendazole merupakan obat antelmintik yang efektif dalam membunuh berbagai jenis cacing, termasuk cacing kremi. Obat ini bekerja dengan menghambat penyerapan gula oleh cacing, sehingga cacing mati akibat kekurangan energi.

Dosis Albendazole:

  • Dewasa: 400 mg sebagai dosis tunggal.
  • Anak-anak (1–2 tahun): 200 mg sebagai dosis tunggal.
  • Anak-anak (>2 tahun): 400 mg sebagai dosis tunggal.

Peringatan: Albendazole tidak disarankan untuk ibu hamil karena dapat menyebabkan komplikasi pada janin.

2. Mebendazole

Mebendazole bekerja dengan melumpuhkan cacing, sehingga cacing tidak bisa menyerap nutrisi dan akhirnya mati.

Dosis Mebendazole:

  • Dewasa: 100 mg sebagai dosis tunggal.
  • Anak-anak (>2 tahun): 100 mg sebagai dosis tunggal.

Karena tidak membunuh telur cacing, dokter biasanya menyarankan pengulangan dosis setelah dua minggu untuk memastikan infeksi benar-benar sembuh.

BACA JUGA:

Kenali 6 Gejala Infeksi Cacing Kremi Pada Anak!

Waspada, Ini Makanan Penyebab Cacing Kremi Pada Anak!

3. Pirantel Pamoat

Pirantel pamoat menyebabkan kelumpuhan otot dan saraf cacing, sehingga cacing lebih mudah dikeluarkan bersama tinja.

Dosis Pirantel Pamoat:

  • Dewasa: 10–11 mg per kg berat badan sebagai dosis tunggal (maksimal 1.000 mg per dosis).
  • Anak-anak (>2 tahun): Sama dengan dosis orang dewasa.

Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter, tetapi tetap harus digunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

Semoga artikel ini bisa membantumu, terima kasih telah membacanya.

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

2

Cara Melihat Sandi Email Melalui Browser

3

Profil Hard Gumay, Paranormal yang Ramalkan Perceraian Andre Taulany

4

Menteri PUPR: Istana Presiden di IKN Selesai Juli 2024

5

Hari Ini Sebagian Besar Kota di Indonesia Diguyur Hujan
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg