BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Cristiano Ronaldo kembali mengguncang Liga Arab Saudi. Pada laga pekan ke-9 melawan Al Khaleej, Senin (24/11/2025) dini hari WIB, megabintang 40 tahun itu mencetak gol salto sensasional yang bukan hanya menutup kemenangan 4-1 Al Nassr, tetapi juga menjadi pesan tegas, ia belum selesai.
Al Nassr tampil dominan sejak awal. Joao Felix membuka skor di menit ke-39, disusul gol cepat Wesley hanya beberapa menit kemudian. Meski Al Khaleej sempat memperkecil ketertinggalan melalui Murad Al Hawsawi di awal babak kedua, Sadio Mane kembali menjauhkan Al Nassr dengan gol di menit ke-77.
Di penghujung laga, umpan silang Nawaf Boushal mengarah tinggi ke kotak penalti. Ronaldo melayang, memutar tubuh, dan mengeksekusi bicycle kick yang sempurna, sebuah eksekusi yang jarang bisa dicapai pemain seusianya. Bola melesat ke sudut gawang dan stadion pun pecah oleh gemuruh publik Al-Awwal Park.
Gol tersebut langsung viral. Ronaldo hanya memberi caption singkat di Instagram: “Caption terbaik saat menang.” Sementara Al Nassr memuji aksinya dengan kalimat, “Sebut saja keterampilan, sebut saja naluri… kami menyebutnya Ronaldo.”
Baca Juga:
Christiano Ronaldo Dianggap Layak Kena Cambuk, Ini Pernyataan Pemerintah Iran
Kemenangan ini membuat Al Nassr semakin mapan di puncak klasemen dengan 27 poin dari sembilan pertandingan, resep ideal menuju gelar liga pertama Ronaldo sejak bergabung pada 2023, sesuatu yang terus gagal ia capai dalam dua musim sebelumnya.
Namun di balik kegemilangan itu, momen salto ini juga datang pada fase krusial karier sang legenda. Ronaldo baru saja menjalani masa sulit bersama Portugal, termasuk kartu merah kontroversial kontra Republik Irlandia. Ia juga sempat menyiratkan bahwa masa pensiunnya mungkin hanya “satu atau dua tahun lagi.”
Justru karena itu, aksi melayangnya di udara terasa sebagai pernyataan simbolis, bahwa meski usianya terus mengejar, Ronaldo masih memiliki kemampuan untuk melakukan hal-hal yang tampaknya menentang logika.
Di usia 40 tahun, ia tak hanya mencetak gol. Ia mencetak momen. Dan malam itu, dunia kembali mengingatkan diri: Cristiano Ronaldo bukan sekadar pemain, melainkan pertunjukan yang belum selesai.
(Budis)











