JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Musim Super League 2025/2026 menghadirkan salah satu indikator paling menarik yakni nilai pasar pemain, yang kini menjadi tolok ukur kualitas, pengalaman, dan pengaruh seorang pemain di lapangan.
Nilai pasar tidak lagi sekadar angka di bursa transfer melainkan mencerminkan ambisi klub, strategi investasi, serta kepercayaan terhadap performa jangka panjang pemain.
Menariknya, musim ini memperlihatkan pemain lokal mulai sejajar secara nilai dengan pemain asing berpengalaman, sebuah sinyal positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
Fenomena Pemain Lokal Saingi Bintang Asing
Munculnya nama-nama lokal di jajaran pemain termahal menunjukkan peningkatan kualitas pembinaan nasional. Klub tidak lagi sekadar bergantung pada nama besar asing, tetapi mulai menempatkan talenta domestik sebagai aset strategis.
Di sisi lain, kehadiran pemain asing bernilai tinggi tetap menaikkan standar kompetisi. Kombinasi ini membuat Super League semakin kompetitif, intens, dan menarik bagi sponsor serta penggemar.
10 Pemain Termahal Super League 2025/2026
Berdasarkan data Transfermarkt per Rabu (28/1/2026), berikut daftar pemain dengan nilai pasar tertinggi di Super League musim ini:
1. Thom Haye – Rp 17,28 Miliar
Gelandang Persib Bandung ini menjadi pemain termahal Super League. Perannya sebagai pengatur tempo membuat permainan tim lebih stabil. Tiga gol dan lima assist musim lalu hanyalah bonus dari kontribusi taktisnya yang konsisten.
2. Layvin Kurzawa – Rp 13,04 Miliar
Eks PSG ini membawa standar Eropa ke Persib. Kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang membuat Kurzawa menjadi bek modern dengan nilai pasar tinggi.
3. Rizky Ridho – Rp 11,30 Miliar
Kapten Persija Jakarta ini menjadi simbol kekuatan pemain lokal. Dominasi duel udara dan kepemimpinan di lini belakang membuatnya bernilai tinggi di pasar.
4. Jordi Amat – Rp 10,43 Miliar
Bek berpengalaman internasional ini dikenal cerdas membaca permainan. Lima clean sheet musim lalu menjadi bukti konsistensi performanya.
5. Noah Sadaoui – Rp 10,43 Miliar
Winger Dewa United ini unggul dalam dribel dan kreativitas. Statistik enam gol dan tujuh assist menegaskan perannya sebagai motor serangan.
6. Thijmen Goppel – Rp 10,43 Miliar
Sayap Bali United ini mengandalkan kecepatan dan akurasi crossing. Efektif dalam serangan balik dan sering menjadi pembeda di laga besar.
7. Adrian Luna – Rp 10,43 Miliar
Playmaker Persik Kediri ini menjadi otak serangan tim. Visi bermain dan kecerdikan taktiknya membuat nilai pasarnya stabil di level atas.
Baca Juga:
Prediksi Skor Arsenal vs Kairat Liga Champions 2025/2026, The Gunners Berada di Atas Angin
Transfer Layvin Kurzawa ke Persib Jadi Perhatian Eropa, Media Belanda: Luar Biasa!
8. Teppei Yachida – Rp 10,43 Miliar
Gelandang Bali United asal Jepang ini unggul dalam kontrol tempo. Akurasi umpan 86% menunjukkan peran vitalnya dalam membangun serangan.
9. Eliano Reijnders – Rp 10,43 Miliar
Gelandang kreatif Persib ini serbabisa. Selain produktif secara ofensif, ia juga aktif dalam fase bertahan.
10. Diego Campos – Rp 10,43 Miliar
Pemain sayap Bali United ini melengkapi daftar dengan kecepatan dan insting gol yang tajam, terutama di laga krusial.
Apa Arti Lonjakan Nilai Pasar Ini?
Tingginya nilai pasar pemain menandakan transformasi Super League menuju liga profesional. Klub-klub papan atas kini berani berinvestasi besar demi kualitas dan stabilitas tim.
Perpaduan pemain lokal bernilai tinggi dan pemain asing berpengalaman menciptakan kompetisi yang lebih sehat, taktis, dan menarik. Dampaknya tidak hanya terasa di lapangan, tetapi juga pada peningkatan daya jual liga di mata sponsor, media, dan publik.
Super League 2025/2026 bukan sekadar soal klasemen, tetapi juga cermin arah masa depan sepak bola Indonesia.







