BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kisah dramatis datang dari Muhammad Abu Dakha, seorang pria Palestina berusia 31 tahun, yang berhasil melarikan diri dari konflik berkepanjangan di Gaza melalui perjalanan panjang penuh risiko hingga ke Eropa.
Mengutip dari akun instagram @digistalk.id, perjalanan Abu Dakha bermula lebih dari setahun lalu ketika ia menyeberangi perbatasan Rafah menuju Mesir. Dari sana, ia berupaya mencari suaka di China, namun gagal memperoleh kepastian.
Tidak menyerah, langkahnya berlanjut hingga ke Libya, meski di sana ia kembali menghadapi berbagai kesulitan hidup dan ancaman keamanan.
Di tengah jalan buntu, pria asal Palestina ini memutuskan melakukan pilihan nekat: membeli sebuah jet ski bekas sebagai upaya terakhir meninggalkan Afrika Utara menuju Eropa.
Bersama dua rekannya, ia mengarungi Laut Tengah dengan kendaraan kecil itu selama 12 jam yang penuh bahaya.
Baca Juga:
Viral Keracunan MBG Ditanggung Sendiri, BGN Buka Suara
Toilet Canggih di China, Kini Bisa Cek Kesehatan Lewat Urinoir
Keberuntungan berpihak padanya. Mereka berhasil diselamatkan oleh otoritas setempat di perairan dekat Lampedusa, Italia, salah satu titik masuk utama migran menuju Uni Eropa.
Kini, Abu Dakha telah mengajukan permohonan suaka di Jerman. Harapannya sederhana: dapat hidup aman dan suatu hari berkumpul kembali dengan keluarganya yang masih tertinggal di Gaza.
Kisah Abu Dakha menjadi cerminan nyata perjuangan para pengungsi Palestina yang rela menempuh perjalanan ekstrem demi menemukan tempat yang lebih aman.
Tragedi perang di Gaza terus memaksa banyak warganya mencari jalan keluar, meski harus mempertaruhkan nyawa di darat maupun laut.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











