‘Di Ambang Kematian’ Film Kesebelas yang Berhasil Tembus 1 Juta Penonton

Di Ambang Kematian
(KINCIR)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Film horor “Di Ambang Kematian” mencatat prestasi luar biasa dengan meraih lebih dari 1.050.000 penonton. Ini merupakan film kesebelas yang berhasil mencapai angka fantastis ini dalam tahun 2023. Keberhasilan ini menjadi bukti konkret akan kualitas film yang MVP Pictures hasilkan.

Melalui akun Instagram resmi MVP Pictures menyampaikan terima kasih kepada 1.050.000 penonton yang telah menjadi bagian dari pengalaman menegangkan bersama Nadia. Ungkapan terima kasih ini mengundang penonton untuk tetap terhubung dengan keluarga Suyatmo di bioskop.

Ketenaran Genre Horor

“Di Ambang Kematian” berhasil menjadi film horor ketujuh yang mencapai lebih dari satu juta penonton. Film-film horor sebelumnya yang sukses melakukannya antara lain Waktu Maghrib, Sewu Dino, Khanzab, Sosok Ketiga, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon, dan Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul. Prestasi ini menandakan daya tarik kuat film-film horor di Indonesia.

Tidak hanya film-film horor, namun juga beberapa judul dari genre lain mampu menembus box office Indonesia pada tahun 2023. Film-film seperti “Buya Hamka,” “Ketika Berhenti di Sini,” “Air Mata di Ujung Sajadah,” dan “Petualangan Sherina 2” turut menyumbangkan prestasi membanggakan dalam industri perfilman Indonesia.

BACA JUGA: Sinopsis Film Di Ambang Kematian, Diambil dari Kisah Nyata!

Inspirasi dari Ulasan di Twitter

“Di Ambang Kematian” memiliki keunikan karena diadaptasi dari utas di Twitter yang ditulis oleh Jero Point (@jeropoint) pada tahun 2022. Film ini memperkenalkan kisah Nadia, seorang perempuan muda yang hidupnya terancam oleh pesugihan ulah ayahnya sendiri.

Nadia sebagai tumbal pesugihan ayahnya yang meminta tumbal setiap 10 tahun sekali. Tragedi bermula pada tahun 2002 ketika ibunya menjadi tumbal pertama dengan cara yang mengenaskan. Sepuluh tahun kemudian, abang kandung Nadia, Yoga, mengalami nasib serupa. Kisah ini menjadi perjuangan Nadia untuk keluar dari bayang-bayang pesugihan keluarganya.

Film ini melibatkan pemain profesional yaitu Taskya Namya, Wafda Saifan, dan Teuku Rifnu Wikana. Sutradara Azhar Kinoi Lubis berhasil menghadirkan kisah menegangkan ini dengan memikat penonton hingga saat ini.

“Di Ambang Kematian” masih dapat kita saksikan di berbagai bioskop di seluruh Indonesia. Dengan alur cerita yang mengaduk-aduk emosi dan akting yang memukau, film ini menawarkan pengalaman sinematik yang sulit terlupakan.

 

(Kaje/Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru