Dibanjiri Jutaan Wisatawan, Farhan Targetkan PAD Kota Bandung Tahun 2026 Rp3,6 Triliun

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan sepanjang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Farhan menyebut, pada Desember 2025 jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung mencapai lebih dari 1,070,131 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 530 ribu wisatawan datang menggunakan kereta api, baik kereta jarak jauh maupun Whoosh, sementara sisanya sekitar 45 persen menggunakan kendaraan pribadi dan bus rombongan.

“Selama libur Nataru wisatawan yang datang ke Kota Bandung paling banyak memang menggunakan kereta api. Ini menunjukkan akses transportasi publik menjadi pilihan utama,” kata Farhan.

Jika dibandingkan dengan periode Januari hingga November 2025, jumlah wisatawan Desember mengalami kenaikan sekitar 25 persen. Pada bulan-bulan sebelumnya, rata-rata kunjungan wisatawan berada di kisaran 700 ribu orang per bulan.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari strategi Pemkot Bandung yang sejak awal masa kepemimpinannya memfokuskan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Baca Juga:

Mengapa Farhan Optimis Pariwisata Bandung Tumbuh 20 Persen? Ternyata Ini Alasannya

Pariwisata Kota Bandung Bangkit, Farhan Optimistis Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Setelah pelantikan dan fokus awal pengendalian inflasi selama Ramadan hingga Idulfitri, Pemkot mulai menggenjot sektor ekonomi, khususnya pariwisata, sejak 5 April 2025.

“Kami menyadari betul bahwa motor pertumbuhan ekonomi Kota Bandung adalah sektor pariwisata. Karena itu kami fokus ke subsektor MICE, meeting, incentive, convention, event, dan exhibition,” jelasnya.

Dampak positifnya terlihat pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sepanjang 2025, PAD Kota Bandung tercatat hampir Rp3,95 triliun, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang realisasinya masih di bawah Rp3 triliun. Salah satu pendorong utama peningkatan ini adalah pajak sektor pariwisata yang naik lebih dari 30 persen.

Meski demikian, Farhan menilai capaian tersebut belum maksimal. Bahkan, ia menyebut potensi PAD Kota Bandung sebenarnya bisa mencapai Rp6 triliun. Oleh karena itu, Pemkot tidak hanya berfokus pada intensifikasi pajak, tetapi juga pada peningkatan potensi ekonomi yang ada.

“Target kami ke depan bukan hanya mengejar angka tapi meningkatkan kualitas layanan dan potensi ekonomi. Tahun 2026, kami menargetkan PAD bisa mencapai Rp3,6 triliun dan ultimate goal-nya di akhir 2029 bisa berada di kisaran Rp5-6 triliun,” tuturnya optimistis.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru