Digitalisasi Bansos Diuji Coba September, Diklaim dapat Kurangi 34 juta Masyarakat Miskin

Digitalisasi Bansos
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan (doc. Setpres BPMI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah akan mulai uji coba penerapan Digitalisasi program bantuan sosial (bansos) untuk meningkatkan akurasi data dan memastikan penyaluran tepat sasaran. Program ini diklaim dapat mengurangi 34 juta masyarakat miskin serta menghemat anggaran hingga Rp500 tirliun.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, layanan pemerintah berbasis digital yang dibangun oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki permasalahan akurasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Pasalnya, ia mengungkapkan 45 persen program bansos Kementerian Sosial nyatanya tidak tepat sasaran.

“Selama ini, ditengarai, bahkan data menunjukkan program Kementerian Sosial itu ada 45 persen mistargeted, tidak tepat sasaran,” ujar Gus Ipul dalam Konferensi Pers di Kantor DEN, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025).

Program digitalisasi bansos ini merupakan salah satu dari fokus agenda Percepatan Transformasi Digital Pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan melalui implementasi teknologi.

Hal ini dicapai dengan menurunkan inclusion dan exclusion error, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta memungkinkan masyarakat melakukan verifikasi identitas digital secara mandiri melalui aplikasi.

BACA JUGA

Puan Minta Pemerintah Verifikasi Data Usai Pegawai BUMN Hingga Dokter Masuk Daftar Penerima Bansos

Kemensos Hentikan 55 Ribu Bansos Tidak Tepat Sasaran

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan penerapan digitalisasi bantuan sosial (bansos) ini dapat mengurangi 34 juta orang miskin selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau kita lakukan ini semua, kita bisa mengurangi 34 juta (orang). Pengurangan angka kemiskinan yang sangat signifikan bila ini semua berjalan,” kata Luhut dalam konferensi pers.

Ia juga menyampaikan bahwa sistem digitalisasi bansos ini akan berkontribusi dalam penghematan anggaran hingga lebih dari Rp500 triliun, sebagai hasil dari penyaluran bansos yang lebih tepat sasaran.

Untuk itu, pemerintah melalui Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah akan segera melaukan uji coba digitalisasi bansos di Banyuwangi, Jawa Timur, pada September 2025 mendatang.

Luhut yang juga ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah mengatakan, program ini sangat mungkin akan diperluas ke daerah lain apabila uji coba menunjukan hasil yang positif.

Komite akan melihat perkembangan uji coba ini hingga Desember mendatang sekaligus terus melakukan sosialisasi ke kabupaten/kota lainnya terkait implementasi sistem bansos digital

“Kalau Banyuwangi sampai Oktober-Desember bagus, nanti pada Januari 2026 Presiden bisa mencanangkan secara nasional. Dan kalau ini terjadi, saya kira dalam 1-2 tahun ke depan, kita secara bertahap terus akan menjadi satu,” ucap Luhut.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru