Diogo Moreira Mulai Panaskan Mesin Menuju MotoGP 2026, Belajar Langsung dari Marc Marquez

Diogo Moreira
Diogo Moreira (Foto:dok.MotoGP).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Diogo Moreira memasuki MotoGP 2026 bukan hanya dengan status juara dunia Moto2, tetapi juga dengan beban ekspektasi besar yang langsung mengiringi setiap langkahnya. Kepindahan pebalap asal Brasil itu ke LCR Honda menempatkannya dalam sorotan sejak hari pertama, terlebih ketika ia mulai berlatih bersama para bintang MotoGP.

Bagi Moreira, transisi ke kelas utama bukan soal sensasi atau popularitas. Musim 2026 akan menjadi fase pembuktian apakah mental juara yang ia tunjukkan di Moto2 mampu bertahan di lingkungan MotoGP yang jauh lebih brutal. Honda RC213V, motor yang dikenal menuntut gaya balap presisi, menjadi tantangan awal yang harus ia jinakkan.

Tes pascamusim di Valencia pada November lalu menjadi gambaran awal perjalanan tersebut. Meski baru pertama kali menunggangi motor MotoGP, Moreira mampu menjaga jarak waktu yang relatif kompetitif dari para pebalap berpengalaman. Catatan itu tidak serta-merta menjadikannya kandidat kejutan, namun cukup untuk menunjukkan bahwa ia tidak datang ke MotoGP sebagai pelengkap grid.

Moreira memilih jalur yang lebih berat. Ia menjalani rangkaian latihan fisik dan teknik di Spanyol, termasuk sesi motocross dan latihan lintasan datar. Di sanalah ia berbagi lintasan dengan Marc Marquez dan Alex Marquez, bukan dalam konteks pamer kemampuan, melainkan sebagai proses belajar langsung dari pebalap dengan referensi tertinggi di MotoGP.

Baca Juga:

Francesco Bagnaia Minta Ducati Berbenah Jelang MotoGP Argentina

Latihan tersebut menjadi simbol realitas baru yang akan dihadapi Moreira. Di MotoGP, tidak ada ruang aman bagi rookie. Setiap sesi adalah ujian, setiap perbandingan waktu menjadi tolok ukur, dan setiap kesalahan bisa berdampak panjang. Fakta bahwa ia berlatih bersama calon rivalnya musim depan justru menegaskan bahwa proses adaptasi harus dimulai lebih awal.

Gelar juara dunia Moto2 2025 yang ia raih juga lahir dari tekanan ekstrem. Moreira sempat tertinggal jauh dalam perburuan gelar sebelum melakukan comeback dramatis. Mental bertahan di bawah tekanan itulah yang kini menjadi modal utamanya menghadapi MotoGP, sebuah arena yang menuntut ketangguhan psikologis lebih dari sekadar bakat mentah.

Pembimbingnya, Livio Suppo, melihat satu hal yang krusial dari sosok Moreira, yaitu ketenangan. Di tengah ekspektasi besar, sorotan media, dan beban sebagai representasi Brasil di MotoGP.

“Moreira dinilai mampu menjaga sikap positif. Bukan karena ia merasa siap sepenuhnya, tetapi karena ia memahami bahwa proses belajar di MotoGP tidak bisa dipercepat,” ungkap Livio, dikutip dari MotoGP, Sabtu (27/12/2025)

Musim 2026 masih panjang dan penuh ketidakpastian. Namun satu hal sudah jelas, Diogo Moreira tidak memasuki MotoGP dengan mental penumpang. Ia datang sebagai pebalap muda yang sadar bahwa bertahan di kelas utama bukan soal sensasi awal, melainkan soal konsistensi, adaptasi, dan kesabaran menghadapi kerasnya dunia MotoGP.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru