JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Duel tinju influencer antara Winona Karamoy dan Cimoy Nuraini menjadi salah satu laga paling menyita perhatian publik dalam ajang Phoenix Combat Sport Vol. 2. Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana dunia hiburan dan olahraga kini saling beririsan di atas ring profesional.
Winona Karamoy, adik dari aktris Davina Karamoy tampil dengan sorotan besar. Ia datang bukan sekadar sebagai selebritas, tetapi sebagai petarung yang menunjukkan keseriusan dan persiapan matang.
Jelang laga, Winona bahkan melontarkan pernyataan terbuka yang dinilai sebagai bentuk tekanan mental kepada lawannya.
Pengorbanan Besar Demi Turun Kelas
Untuk menyesuaikan kelas berat dengan Cimoy, Winona harus menjalani proses berat dengan menurunkan bobot tubuh dari 53 kilogram menjadi 48 kilogram. Proses ini menuntut disiplin tinggi, mulai dari pengaturan pola makan hingga intensitas latihan yang meningkat.
Sebelumnya, Winona hanya menjadikan Muay Thai dan boxing sebagai sarana menjaga kebugaran.
Namun, sejak terjun ke dunia tinju influencer, namanya melesat pesat di media sosial. Setiap penampilannya di ring selalu diikuti peningkatan eksposur dan jumlah pengikut secara signifikan.
Dominasi Sejak Ronde Pertama
Saat ronde pertama dimulai, Winona langsung mengambil alih kendali pertandingan. Ia tampil tenang, membaca pergerakan lawan, dan melancarkan kombinasi pukulan yang presisi.
Beberapa pukulan telak mendarat bersih di wajah Cimoy hingga membuatnya terdesak ke sudut ring. Wasit sempat menghentikan laga sejenak untuk menenangkan Cimoy yang terlihat kehilangan fokus setelah menerima serangan bertubi-tubi.
Teknik Matang Berujung TKO
Usai pertandingan dilanjutkan, Winona tidak terburu-buru. Ia tetap menjaga jarak, mengontrol tempo, dan kembali melepaskan dua pukulan akurat yang kembali mengenai sasaran.
Cimoy tampak semakin kesulitan mengimbangi ritme dan teknik Winona. Puncaknya, satu rangkaian pukulan kembali mengenai wajah Cimoy dan membuatnya tak mampu melanjutkan pertarungan.
Wasit akhirnya menghentikan laga dan menyatakan Winona Karamoy menang melalui Technical Knock Out (TKO).
Baca Juga:
UFC 325 Sydney: Volkanovski vs Lopes, Duel Harga Diri dan Takdir Sabuk Kelas Bulu
Perayaan dan Pengakuan di Atas Ring
Kemenangan Winona disambut emosional oleh sang kakak, Davina Karamoy, yang naik ke atas ring untuk memeluk dan memberikan selamat. Kedua petarung kemudian dipanggil ke tengah ring, dan wasit mengangkat tangan kanan Winona sebagai tanda kemenangan resmi.
CEO Phoenix Combat, Andika Saputra, turut menyerahkan sabuk emas kepada Winona sebagai simbol keberhasilannya di laga tersebut.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Winona Karamoy bukan hanya mengandalkan popularitas. Ia menunjukkan teknik, strategi, dan mental bertanding yang matang, membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan dalam dunia combat sport berbasis influencer.
Phoenix Combat Sport Vol. 2 kembali menegaskan bahwa tinju influencer bukan sekadar hiburan, melainkan panggung kompetitif yang menuntut disiplin, kerja keras, dan kualitas bertarung yang nyata.
(Dist)









