BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Para dosen dan mahasiswa dari Politeknik Negeri Bandung (Polban) bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an Kecamatan Bandung Kidul (FKPQ) dalam menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Softskill Teknologi Pelaporan dan Media Komunikasi Digital bagi para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Bandung Kidul. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana komunikasi dan penyampaian informasi yang efektif kepada masyarakat.
Kegiatan pelatihan ini dipimpin oleh Beri Noviansyah sebagai ketua pelaksana yang merupakan dosen dari Politeknik Negeri Bandung. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan tim dosen yang terdiri dari Akhmad Bakhrun, Ardhian Ekawijana, Ida Suhartini, dan Didik Suwito Pribadi. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa Politeknik Negeri Bandung sebagai bagian dari tim pelaksana, yaitu Jagad Aqsal Nugroho Sutarto, Muhammad Harish Al-Rasyidi, Nur Akmal, Muhammad Dzaki Nurhidayat, serta Muhammad Haikal Al Jufri.
Pelatihan ini diikuti oleh para guru TPQ yang tergabung dalam FKPQ Kecamatan Bandung Kidul. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai keterampilan komunikasi digital yang dapat dimanfaatkan dalam penyampaian informasi kegiatan TPQ, baik kepada santri, orang tua, maupun masyarakat secara lebih luas.
Ketua pelaksana kegiatan, Beri Noviansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi dosen dan mahasiswa Polban dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya di bidang literasi digital dan komunikasi visual.
“Banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh TPQ, namun belum semuanya terdokumentasi dan tersampaikan secara menarik kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dapat membuat media informasi digital secara mandiri sehingga kegiatan TPQ dapat lebih dikenal dan tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Materi pelatihan difokuskan pada beberapa aspek penting dalam pembuatan media komunikasi visual. Para peserta mempelajari konsep kombinasi warna yang tepat, pemanfaatan gambar sebagai elemen visual yang menarik, serta penggunaan aplikasi desain grafis digital seperti Canva untuk membuat berbagai media komunikasi, seperti flyer pengumuman, poster kegiatan, maupun materi publikasi TPQ.
Dalam sesi praktik, para peserta langsung mencoba membuat desain flyer dan poster menggunakan Canva. Para guru diajak untuk memilih template desain, mengatur komposisi warna, menambahkan gambar, serta menyusun teks informasi agar terlihat lebih menarik dan mudah dipahami.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para guru TPQ aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara membuat desain yang sederhana namun tetap menarik. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar guru TPQ mengenai cara menyampaikan informasi kegiatan kepada santri dan orang tua secara lebih efektif melalui media digital.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat membantu para guru dalam memahami cara membuat media informasi yang lebih kreatif. Dengan keterampilan ini, para guru dapat membuat pengumuman kegiatan TPQ, informasi jadwal belajar, maupun publikasi kegiatan keagamaan dengan tampilan yang lebih menarik dan profesional.
Melalui kerja sama antara dosen dan mahasiswa Polban dengan FKPQ Kecamatan Bandung Kidul ini, diharapkan para guru TPQ dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan media komunikasi visual yang baik tidak hanya membantu penyampaian informasi, tetapi juga dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung kegiatan pendidikan Al-Qur’an.
Ke depan, kegiatan kolaboratif seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Dengan dukungan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan informasi kegiatan pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat diharapkan dapat menjadi lebih efektif, menarik, dan berdampak luas.











