DPRD Kota Bandung Susun Raperda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko, Sanksi Masih Dikaji

Anggota Pansus 14, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung terus mengintensifkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual. Raperda ini diharapkan dapat memberi payung hukum yang lebih kuat untuk mengatur dan menanggulangi fenomena perilaku seksual berisiko di ruang publik sekaligus menjaga tatanan sosial masyarakat Kota Bandung.

Pembahasan raperda tersebut dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) 14 DPRD Kota Bandung dengan fokus pada penyusunan definisi, ruang lingkup, serta sanksi yang akan diterapkan.

Anggota Pansus 14, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, mengatakan pembahasan raperda ini didorong oleh meningkatnya fenomena perilaku seksual berisiko yang telah terlihat di ruang publik, termasuk pusat perbelanjaan dan ruang umum lain di Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa raperda ini bukan untuk mendiskriminasi kelompok tertentu, tetapi untuk membatasi hal-hal yang dinilai menyimpang agar tidak tampil secara vulgar di ranah publik.

“Kita harapkan Raperda ini cepat selesai. Saat ini, pembahasannya sudah membahas sampai hukum adat istiadat, dikembalikan pada hukum deerah masing-masing. Istilahnya, dia menyimpang maka dikembalikan pada adat istiadat apakah misalkan, diarak, dipermalukan dikucilkan atau lainnya, ini masih dibahas. Itu hanya contoh saja,” ungkap Syahlevi, dikutip Kamis (26/2/2026).

Prioritas Pengawasan di Area Publik

Syahlevi menyampaikan bahwa raperda tersebut dirancang sebagai regulasi yang bertujuan membatasi tindakan menyimpang serta mencegah perilaku seksual berisiko yang ditampilkan di ruang publik.

“Memang kita bukan mendiskriminasi bagi orang-orang yang penyimpangan. Mereka itu tidak mau disebut penyimpangan, tapi perilakunya sudah menyimpang,” terangnya.

Karena itu, Syahlevi menegaskan melalui perda ini pihaknya ingin mengingatkan agar perilaku menyimpang tidak dipertontonkan di ruang publik. Ia menyebut, aktivitas tersebut seharusnya dilakukan di ranah privat tanpa ditampilkan secara terang-terangan kepada masyarakat.

Menurutnya, saat ini perilaku seksual berisiko dan penyimpangan sudah semakin marak dan bahkan dapat dengan mudah ditemui di sejumlah ruang publik, termasuk pusat perbelanjaan.

Sanksi Masih dalam Tahap Kajian

Syahlevi menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap aturan dan ketertiban tentu harus dikenai sanksi. Namun demikian, penerapan sanksi tersebut diharapkan tetap proporsional dan tidak memberatkan.

“Sanksi masih dibahas, kita belum putuskan bagusnya seperti apa. Opsinya juga belum ada. Ada pembahasan mau dikasih sanksi berupa denda, tapi kita juga enggak mau memberatkan pada orangnya,” pungkasnya.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Khusnul Yulida)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Harga dan Spesifikasi Motor Honda CB, Incaran Kolektor!

2

Rilis Inovasi Baru, Google Lens Bisa Jawab Pertanyaan Video!

3

Ini Cara Menggunakan Autogate Face Recognition di Bandara

4

RAN Siap Rilis Album Anak Bertajuk "RAN For Your Kids"

5

Profil Ryuken Lie, Suami Baru Cassandra Lee
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg