BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Panasnya suhu tropis Sepang akhir pekan ini seolah mencerminkan tensi persaingan yang mendidih di lintasan. Jika posisi juara dunia sudah dikunci lebih dulu, maka perebutan peringkat tiga klasemen MotoGP 2025 diprediksi bakal jadi ajang adu sikut dua pembalap Ducati: Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia.
Sementara itu, Alex Marquez dari Gresini Racing datang ke Malaysia dengan beban yang lebih ringan. Pebalap asal Spanyol itu tinggal selangkah lagi mengamankan posisi runner-up dunia, berbekal 282 poin, unggul jauh dari Bezzecchi (185 poin) dan Bagnaia (177 poin).
Dengan selisih 97 poin, Alex hanya butuh menjaga jarak minimal 75 poin dari rival terdekatnya untuk memastikan diri menjadi wakil Ducati terbaik setelah juara dunia musim ini.
Sorotan utama di Sepang akan tertuju pada dua pebalap Italia yang sama-sama bernaung di bawah bendera Ducati, meski berbeda tim. Bezzecchi (VR46 Racing Team) dan Bagnaia (Ducati Lenovo Team) tak hanya berebut podium, tapi juga gengsi internal dalam struktur pabrikan Borgo Panigale.
Performa Bezzecchi tengah menanjak. Setelah podium di Mandalika dan Phillip Island, ia kini tampil lebih percaya diri dengan setelan motor yang makin stabil.
“Saya merasa motor semakin cocok dengan gaya balap saya. Di Sepang, fokus saya sederhana, bertarung hingga garis finis,” ujar Marco, melansir speedweek, Rabu (22/10/2025).
Sebaliknya, Bagnaia justru tampil tidak konsisten di dua seri terakhir. Juara dunia dua kali itu kesulitan menemukan grip ideal dan kehilangan banyak poin penting. Namun, pengalaman dan karakter agresifnya membuat Bezzecchi tak bisa merasa aman.
“Balapan di Sepang selalu sulit, terutama dengan suhu dan kelembapan tinggi. Tapi saya masih percaya bisa memperbaiki posisi,” kata Bagnaia.
Duel keduanya diprediksi akan berlangsung sengit sejak lap pertama. Bagnaia yang terkenal tajam di tikungan cepat bakal menekan sejak awal, sementara Bezzecchi cenderung menunggu momen untuk menyerang di lap-lap akhir, gaya khas yang beberapa kali membuatnya naik podium musim ini.
Baca Juga:
Alex Marquez Komentari Duel Sengit Marc Marquez vs Bagnaia di MotoGP Italia
Di sisi lain, Alex Marquez akan memulai akhir pekan dengan strategi aman. Cukup finis di depan dua rival Italia itu, posisinya sebagai runner-up dunia sudah tak tergoyahkan. Namun, cuaca lembap dan risiko hujan di Sepang membuat strategi “aman” kadang berujung jebakan.
“Tujuannya jelas: tidak membuat kesalahan. Tapi di Sepang, apa pun bisa terjadi. Saya harus tetap fokus dari awal hingga akhir,” ujar Alex.
Sirkuit Sepang yang dikenal dengan lintasan selebar 16 meter dan dua trek lurus panjang memberi ruang besar untuk duel terbuka. Sektor 2 dan 4 diprediksi menjadi area krusial tempat Bezzecchi dan Bagnaia saling serang. Dengan suhu udara bisa mencapai 34°C dan ban cepat terdegradasi, manajemen grip akan jadi faktor penentu.
Balapan utama MotoGP Malaysia 2025 akan digelar Minggu (26/10) pukul 14.00 WIB, setelah Sprint Race pada Sabtu (25/10).
Dengan hanya dua seri tersisa setelah Sepang, hasil di Malaysia bisa menjadi titik balik besar dalam menentukan siapa yang menutup musim sebagai “the best of the rest” di belakang juara dunia dan Alex Marquez.
(Budis)











