JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho menjadi momen krusial dalam peta perang narkoba di Meksiko. Gembong kartel paling ditakuti itu dilaporkan tewas dalam operasi militer di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco, Minggu (22/2/2026).
Alih-alih meredakan situasi, kejatuhan bos Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) tersebut justru memicu gelombang kerusuhan yang meluas ke puluhan negara bagian.
Di bawah kepemimpinannya, CJNG menjelma menjadi salah satu organisasi kriminal paling kuat dan brutal di Meksiko, dengan jaringan perdagangan fentanyl, sabu-sabu, dan kokain yang menembus pasar Amerika Serikat.
Profil El Mencho
El Mencho lahir pada 1966 di Negara Bagian Jalisco dari latar belakang sederhana. Namun dalam beberapa dekade, ia bertransformasi menjadi figur sentral dalam jaringan narkoba lintas negara.
Namanya melejit setelah pecah dari Kartel Sinaloa dan mendirikan CJNG pada 2010. Dengan strategi ekspansi agresif dan reputasi kekerasan ekstrem, kelompoknya cepat memperluas pengaruh ke berbagai wilayah.
Pemerintah Amerika Serikat bahkan memasukkannya dalam daftar buronan prioritas tinggi dengan imbalan 15 juta dolar AS bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Operasi Militer dan Akhir Pelarian
Setelah bertahun-tahun menjadi target utama aparat, El Mencho tewas dalam baku tembak dengan pasukan khusus Meksiko. Operasi tersebut dilaporkan mendapat dukungan intelijen dari AS.
Presiden Claudia Sheinbaum memuji keberhasilan aparat dan menegaskan komitmen pemerintah memulihkan stabilitas keamanan nasional.
Namun efek di lapangan justru sebaliknya.
Kerusuhan Meluas
Tak lama setelah kabar kematiannya menyebar, aksi kekerasan terkoordinasi meledak di berbagai kota.
- Bus dibakar
- Jalan raya diblokade
- Pusat bisnis diserang
Sedikitnya 20 dari 32 negara bagian dilaporkan terdampak. Situasi paling tegang terjadi di Guadalajara, basis kuat CJNG, yang nyaris lumpuh total.
Warga memilih bertahan di rumah, sementara sejumlah layanan publik terganggu.
Baca Juga:
Profil Leona Agustine yang Jadi Korban Pelecehan Personel Band Ternama
El Menchito, Pemimpin Kartel Jalisco, Divonis Tuduhan Perdagangan Narkoba dan Kekerasan
Bayang-bayang Perang Baru
Pengamat menilai kekacauan ini mencerminkan dua hal sekaligus: besarnya pengaruh El Mencho dan rapuhnya stabilitas keamanan di sejumlah wilayah.
Tanpa figur pemersatu, CJNG berisiko terpecah. Jika faksi internal berebut kendali atau kartel rival masuk, Meksiko bisa memasuki fase konflik yang lebih brutal.
Kematian El Mencho mungkin menutup satu bab besar dalam dunia kartel. Namun, kerusuhan nasional yang menyusul menunjukkan bayang-bayang kekuasaannya belum benar-benar hilang.
(Dist)

