BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertarungan gelar Formula 1 2025 memasuki babak penentuan dengan empat seri tersisa. Lando Norris kini memimpin klasemen sementara setelah tampil gemilang di Grand Prix Meksiko, sementara Max Verstappen harus puas di posisi ketiga dengan selisih 36 poin dari sang rival utama.
Namun, peluang sang juara dunia empat kali itu belum tertutup. Seri berikutnya akan berlangsung di Grand Prix Brasil, salah satu sirkuit yang dikenal bersahabat bagi Verstappen. Pebalap Red Bull asal Belanda tersebut telah tiga kali menang di Interlagos, termasuk pada musim 2023 dan 2024.
Selain faktor historis, prakiraan cuaca yang berpotensi hujan juga diyakini bisa memberi keuntungan bagi Verstappen, yang dikenal sebagai salah satu pebalap terbaik di lintasan basah.
Baca Juga:
Rumor Panas! Red Bull Lirik Alex Palou untuk Formula 1 2026
Dalam podcast F1 Nation, analis sekaligus mantan pebalap F1 Jolyon Palmer menilai kemenangan di Brasil adalah syarat mutlak bagi Verstappen jika ingin menjaga asa meraih gelar dunia kelimanya.
“Aku rasa semuanya masih bisa terjadi. Jika Max menang di Brasil, jaraknya bisa turun di bawah 30 poin, dan perebutan gelar kembali terbuka,” ujar Palmer, dikutip Jumat (7/11/2025).
Meski begitu, Palmer menilai peluang terbesar Red Bull justru ada pada Grand Prix Las Vegas, dua pekan setelah seri Brasil. Ia menilai karakteristik sirkuit jalan raya Vegas akan lebih cocok dengan paket mobil Red Bull dibandingkan McLaren.
“Vegas akan jadi peluang besar. Mercedes biasanya tampil cepat di sana, Ferrari bisa jadi kuda hitam, tapi McLaren bisa saja hanya finis keenam atau ketujuh. Itu bisa jadi momen bagi Max untuk memangkas 15 poin dari mereka,” tambah Palmer.
Lebih lanjut, Palmer menilai tekanan justru akan beralih ke kubu McLaren jika Verstappen mampu menjaga momentum hingga akhir musim.
“Jika kamu Max sekarang, dengan empat balapan tersisa, kamu hanya perlu memperpendek jarak menjelang Abu Dhabi. Tekanan akan beralih ke McLaren. Tim dengan dua pebalap bersaing sering kali terjebak dalam dilema strategi,” jelasnya.
Dengan pengalaman dan ketenangan Verstappen dalam situasi penuh tekanan, Palmer yakin sang juara bertahan masih memiliki peluang untuk menciptakan kejutan besar.
“Ini kesempatan bagi Max untuk melakukan sesuatu yang istimewa dari posisi yang sulit. Kalau dia bisa mendekat, apa pun bisa terjadi di akhir musim,” tutup Palmer.
(Budis)










