BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mengakui bahwa dirinya menghadapi akhir pekan yang sulit jelang Grand Prix São Paulo 2025. Dalam sesi Jumat di Sirkuit Interlagos, Verstappen mengungkap mobilnya mengalami berbagai kendala teknis yang membuat performanya jauh dari kata ideal.
“Ada banyak getaran di mobil, banyak masalah suspensi. Itu bukan situasi yang kami inginkan. Selain itu, kami juga kekurangan grip. Sektor tengah benar-benar buruk: saya tak bisa membuat mobil berbelok, tapi pada saat yang sama saya juga tidak bisa percaya pada bagian belakang mobil. Untuk kami, ini cukup serius,” ujar Verstappen, melansir Formula 1, Minggu (9/11/2025).
Verstappen hanya mampu finis di posisi keenam pada sesi sprint qualifying, hasil yang membuatnya tertinggal 36 poin dari pemimpin klasemen sementara, Lando Norris. Kondisi ini membuat perjuangannya mempertahankan gelar juara dunia semakin menantang.
Red Bull sebenarnya sempat menemukan kembali performa terbaik sejak pembaruan besar yang dilakukan pada Grand Prix Monza, namun karakter sirkuit Interlagos yang bergelombang dan perubahan kondisi lintasan yang cepat membuat tim kembali kesulitan menemukan “sweet spot” pada mobil RB21.
Baca Juga:
Max Verstappen Resmi Bertahan di Red Bull hingga Musim F1 2026
Cuaca juga diprediksi akan menjadi faktor krusial di Brazil. Prakiraan menunjukkan kemungkinan hujan deras disertai angin kencang, yang dapat mengubah kondisi lintasan secara drastis.
Meski Verstappen dikenal piawai di trek basah, bahkan sempat memenangi balapan tahun lalu dari posisi ke-17, ia enggan memasang ekspektasi tinggi kali ini.
“Saya tidak tahu, kita lihat saja nanti. Yang jelas, kami memang kekurangan sesuatu. Saya tidak tiba-tiba berharap performa akan jauh lebih baik saat hujan turun,” ujarnya.
Kini fokus tim Red Bull tertuju pada upaya memperbaiki setelan suspensi dan aerodinamika sebelum sprint race dan kualifikasi utama hari Minggu.
Dengan persaingan gelar yang semakin ketat dan hanya beberapa seri tersisa, Verstappen dan Red Bull dituntut tampil sempurna jika ingin menjaga peluang juara tetap hidup.
(Budis)









