BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kuasa hukum Andre Taulany, Fahmi Bachmid, akhirnya mengungkap isi perjanjian damai yang dibuat antara kliennya dan sang istri, Rien Wartia Trigina atau yang dikenal dengan Erin.
Perjanjian yang ditandatangani pada 28 Oktober 2025 itu menjadi dasar kesepakatan keduanya untuk berpisah secara baik-baik.
“Isi perdamaiannya, mereka sepakat untuk bercerai. Mereka sudah sepakat bahwa ini sudah tidak bisa lagi dan mereka sepakat mengakhiri pernikahannya,” ujar Fahmi Bachmid di Pengadilan Agama, Rabu (5/11/2025).
Menurut Fahmi, perjanjian tersebut disusun dengan tujuan menjaga kedamaian dan kehormatan kedua belah pihak tanpa konflik yang berlarut-larut.
Erin Terima Gugatan Cerai Andre
Dalam dokumen perjanjian itu, Erin sebagai termohon juga menyatakan menerima gugatan yang diajukan Andre tanpa keberatan.
“Mereka tidak mempermasalahkan dengan adanya gugatan ini dan dia (Erin) menerima gugatan tersebut,” jelas Fahmi.
Langkah ini dinilai menunjukkan kedewasaan keduanya dalam menghadapi proses perpisahan, dengan menomorsatukan ketenangan keluarga di atas ego pribadi.
Salah satu poin penting yang ditegaskan Fahmi adalah bahwa perjanjian damai tersebut murni hanya membahas soal perceraian, bukan pembagian harta gana-gini.
“Terkait dengan harta dan sebagainya itu nanti akan dibicarakan. Tapi akta yang kita serahkan itu adalah murni terkait dengan perceraian saja,” tegasnya.
Dengan demikian, pembahasan mengenai harta bersama dan urusan pribadi lainnya akan dilakukan secara terpisah dan tidak menjadi bagian dari proses hukum di pengadilan saat ini.
Baca Juga:
Proses Sidang Tetap Berlanjut
Meski kedua belah pihak telah menandatangani perjanjian damai, Fahmi menegaskan bahwa proses persidangan tetap harus berjalan sesuai prosedur hukum.
Andre masih diwajibkan menghadirkan bukti dan saksi untuk melengkapi syarat administrasi.
“Walaupun ada akta perdamaian, wajib harus dipenuhi oleh Andre menghadirkan bukti dan menghadirkan saksi. Karena kalau administrasi hukum tidak terpenuhi, maka tidak bisa keluar akta cerai atau ikrar talak,” pungkasnya.
Kesepakatan damai ini menjadi penutup perjalanan panjang rumah tangga Andre Taulany dan Erin Wartia yang telah bersama selama bertahun-tahun.
Tanpa sengketa anak maupun perebutan harta, keduanya memilih menutup bab pernikahan dengan cara yang elegan dan saling menghargai.
Langkah mereka dinilai sebagai contoh kedewasaan publik figur dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga tanpa drama berlebihan — dengan tetap memegang prinsip damai dan bermartabat di hadapan hukum.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











