Evaluasi Kinerja dan Kasus Korupsi, Pemprov Jabar Akhiri Kontrak PT JBL di TPPAS Lulut Nambo

TPPAS Lulut Nambo
(Instagram/hermansuryatman)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutus kontrak pengelolaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor yang sebelumnya dijalankan oleh anak perusahaan BUMD PT Jasa Sarana, yakni PT Jabar Bersih Lestari (JBL).

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan langkah tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja PT Jasa Sarana, yang belakangan juga terseret kasus korupsi.

Ia menambahkan, selama masa peralihan, pengelolaan TPPAS akan ditangani langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat.

“Kami akan lakukan terminasi atau pengakhiran kontrak. Untuk sementara, pengelolaan di-handle DLH Jabar sampai ada penugasan baru, baik ke BUMD lain atau mekanisme lain,” kata Herman di Bandung, mengutip Antara, Minggu (21/9/2025).

Dengan pengelolaan TPPAS Lulut Nambo yang kini diambil alih DLH Jawa Barat, Herman menegaskan Pemprov Jabar menargetkan agar sistem pengolahan sampah regional bisa kembali berjalan optimal, sembari menyiapkan pola kerja sama yang lebih efisien serta transparan.

Ia menyampaikan, ke depan tidak menutup kemungkinan pengelolaan TPPAS Lulut Nambo melibatkan sektor swasta.

Meski demikian, Herman mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam merancang skema kerja sama agar tetap sejalan dengan aturan hukum yang berlaku.

“Dimungkinkan ada kerja sama dengan swasta. Tapi kita perlu dalami lebih lanjut, terutama terkait pengelolaan RDF (Refuse-Derived Fuel) dan skema G to B (government to business),” ujar Herman.

Setelah pengelolaan TPPAS Lulut Nambo dialihkan ke DLH Jawa Barat, Herman menuturkan Pemprov Jabar menargetkan sistem pengolahan sampah regional dapat kembali berfungsi maksimal, sekaligus merancang model kerja sama yang lebih efektif dan transparan.

Baca Juga:

Tonase Sampah Ramadan dan Idul Fitri 2025 ke TPPAS Regional Sementara Sarimukti Menurun

TPPAS Lulut Nambo Uji Coba Terakhir Jelang Operasional Penuh Juni 2024

Ia juga membuka kemungkinan keterlibatan pihak swasta dalam pengelolaan TPPAS di masa mendatang.

Namun demikian, Herman menekankan perlunya sikap hati-hati dalam menyusun skema kerja sama agar tetap sesuai dengan ketentuan hukum.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru