BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pasangan baru ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, mencatat lonjakan signifikan dalam peringkat dunia Federasi Badminton Dunia (BWF) pekan ini. Duet anyar tersebut resmi naik 10 peringkat ke posisi 25 dunia dengan torehan 44.400 poin, menandai perkembangan pesat sejak mereka dipasangkan kembali.
Konsistensi penampilan Fajar / Fikri di beberapa turnamen terakhir menjadi faktor utama peningkatan ini. Mereka tampil solid di tur Eropa dan menembus babak final French Open 2025 (BWF World Tour Super 750), hasil yang memastikan keduanya akan masuk ke jajaran 20 besar dunia pada pekan depan.
Performa positif ini juga menjadi sinyal kebangkitan ganda putra Indonesia yang tengah berupaya memperkuat kembali dominasi di sektor paling kompetitif tersebut. Dengan perpaduan pengalaman Fajar dan agresivitas Fikri, pasangan ini tampak semakin padu baik dari sisi komunikasi maupun strategi permainan di lapangan.
Baca Juga:
Chemistry Dadakan, Fajar/Fikri Tembus Final China Open 2025
Sementara itu, puncak klasemen dunia masih dikuasai pasangan Korea Selatan, Seo Seung Jae / Kim Won Ho, dengan 114.805 poin. Posisi kedua ditempati juara Asia 2025 asal Malaysia, Aaron Chia / Soh Wooi Yik (92.450 poin), disusul ganda India peraih emas Asian Games, Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty, yang naik ke peringkat 3 dunia dengan 80.050 poin.
Duo Malaysia Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani menempati posisi 4 dengan 77.780 poin, diikuti Man Wei Chong / Tee Kai Wun di posisi 5 (74.763 poin). Sementara peraih perak Olimpiade Paris asal China, Liang Weikeng / Wang Chang, berada di urutan 6 (73.776 poin).
Menariknya, Indonesia kini memiliki dua wakil dalam 10 besar dunia. Selain Fajar / Fikri, pasangan senior Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto masih bertahan di posisi 7 dunia dengan 73.634 poin, menegaskan kedalaman sektor ganda putra Merah Putih di level dunia.
Lonjakan peringkat Fajar / Fikri menjadi sinyal positif bagi PBSI dalam upaya membangun kembali kekuatan penuh jelang kalender padat musim 2026. Jika tren performa ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin pasangan baru ini akan segera menembus papan atas dunia dan menjadi pesaing serius di ajang bergengsi seperti All England dan Kejuaraan Dunia.
(Budis)









