BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus Kematian Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Peru, Zetro Leonardo Purba masih menjadi sorotan. Fakta terbaru mengungkap adanya keterlibatan geng kirminal Peru ‘One Family’ dibalik kasus pembunuhan ini.
One Family merupakan geng kriminal yang kerap melakukan aksi kriminaln meliputi eksploitasi seksual hingga menawarkan jasa pembunuh bayaran. Mereka juga dilaporkan sering melakukan aksi perampokan, pemerasan hingga penyiksaan.
Media lokal Peru, La Republica melaporkan bahwa penyelidikan kepolisian terkait pembunuh Zetro mengarah kepada seseorang yang merupakan anggota geng One Family, yakni ‘El Chino’
“Seseorang dengan nama panggilan ‘El Chino’ kemungkinan terlibat dalam kematian Zetro,” kata sumber kepolisian yang mengetahui penyelidikan kasus itu, dikutip dari La Republica, Senin (8/9/2025).
Menurut laporan polisi, Danny Alexander Zapata Sosa atau yang dikenal sebagai ‘El Chino’ diyakini merupakan pemimpin geng kriminal One Family. EChino diduga membentuk jaringan germo kriminal di wilayah Jiron Risso dan memaksa perempuan terlibat dalam prostitusi.
Baca Juga:
Kronologi Diplomat Muda Indonesia Zetro Purba Meninggal Ditembak OTK di Lima
Presiden Peru Surati Prabowo: Janji Investigasi Pembunuhan Zetro
Meskipun tidak terlibat langsung dengan geng kriminal tersebut, dalam kasus pembunuhan ini Zetro diduga dekat atau terkait dengan seorang perempuan yang bekerja di wilayah tersebut.
Dugaan ini muncul dari hasil pemeriksaan ponsel milik Zetro yang ditemukan beberapa nomor telepon yang diduga milik perempuan, dengan kode negara Venezuela dan Kolombia.
“Beberapa nomor tampaknya milik anak-anak perempuan, dengan kode Venezuela dan Kolombia, ditemukan dalam HP korban. Mereka masih dilacak. Tampaknya, dia sering mengunjungi tempat itu,” ujar laporan La Republica.
Namun, Polisi saat ini masih menyelidiki keterkaitan Zetro dengan terduga pelaku. Polisi juga dilaporkan terlah mengerahkan pasukan ke wilayah Risso.
Sebelumnya, seorang pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI yang bertugas di Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba meninggal dunia setelah ditembak orang tak dikenal. Insiden tragis itu terjadi pada Senin (1/9/2025), ketika Zetro bersama istrinya dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda.
Otoritas Peru tengah menyelidiki kasus kematian Zetro. Temuan terbaru otoritas Peru, mengatakan bahwa Zetro diduga ditembak oleh pembunuh bayaran. Sementara itu, pemerintah Indonesia masih menunggu hasil investigasi resmi dari otoritas Peru.
(Raidi/Aak)











