Festival Film Bulanan Kembali Digelar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. (foto: Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali menggelar Festival Film Bulanan untuk film pendek fiksi dan dokumenter mulai November 2021 hingga November 2022.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, festival ini sebagai upaya membangkitkan kembali kreativitas sineas daerah di seluruh Indonesia yang mulai bertumbuh.

“Ini menjadi kabar baik buat sineas dan pelaku ekraf subsektor film. Melalui program ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat semakin terekspos, menciptakan ruang dan peluang yang lebih besar untuk kebangkitan ekonomi masyarakat di daerah,” kata Sandiaga, Selasa (10/1/2023).

BACA JUGA: Syuting di Ciwidey Bandung, Para Pemain Film Horor Religi “Hidayah” Dihadapkan pada Tantangan Ini

Sepuluh bulan masa seleksi Festival Film Bulanan 2022 mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari muda mudi kreatif tanah air dan telah menghasilkan 2 Film Terpilih setiap bulannya.

Sepanjang rangkaian kegiatan Festival Film Bulanan, sebanyak 1.000 komunitas film telah berpartisipasi dan terdaftar 895 film pendek yang diperkirakan menggerakkan dan melibatkan sebanyak 26.850 tenaga kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga mengumumkan 6 Pemenang Festival Film Bulanan 2022.

Mulai dari Film Gemintang karya Gresik Movie dari Jawa Timur yang meraih penghargaan Ide Cerita Terbaik Festival Film Bulanan 2022, lalu Memorabilia karya Jogja Film Academy dari Yogyakarta meraih penghargaan Visual Terbaik Festival Film Bulanan 2022, juga Cerita di Waktu yang Salah karya Vanasea Films dari Jawa Barat yang meraih penghargaan Audio Terbaik Festival Film Bulanan 2022.

Ada juga Maramba, karya Etanan Films dari DI Yogyakarta yang berhasil memenangkan Dokumenter Terbaik Festival Film Bulanan 2022.

Penghargaan Film Terbaik Festival Film Bulanan 2022 diraih oleh Film Semayam karya Maju Jalan Film dari Yogyakarta.

Untuk penghargaan khusus, Kemenparekraf memberikan Sineas Terpantang Menyerah Festival Film Bulanan 2022 atas kegigihan dan semangatnya secara terus-menerus dalam mendaftarkan karya-karyanya dan aktif berpartisipasi kepada Iwi Maharena asal Masohi, Maluku Tengah.

“Saya harap melalui kegiatan ini, Sineas Indonesia, Komunitas Film Daerah, dan seluruh pegiat film Tanah Air bisa saling bahu-membahu, berkarya, berkolaborasi menghasilkan karya dan turut andil dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” kata Sandiaga Uno.

(Agung)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri