PACITAN, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, secara resmi akan menyelenggarakan Festival Film Horor (FFH) 2025 pada 12-14 Desember mendatang.
Festival yang menargetkan partisipasi pelajar dan umum ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menegaskan komitmennya dalam diskusi persiapan Festival Film Horor 2025 yang berlangsung di rumah dinas bupati pada Jumat (3/9/2025) malam.
Acara yang dihadiri para sineas lokal dan tim JAFF ini menggarisbawahi pentingnya dampak positif bagi masyarakat.
“Yang patut kita garis bawahi adalah festival ini harus berjalan dan yang kedua harus berdampak baik pada Pacitan,” tegas Bupati yang akrab disapa Mas Aji, mengutip unggahan akun Instagram @prokopim.pacitan, Minggu (5/10/2025).
Festival Film Horor 2025 yang berada di bawah naungan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ini diharapkan dapat menjadi gerbang baru untuk memperkenalkan Pacitan dengan segala potensinya.
Bupati menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai makna horor yang lebih luas.
“Kata horor ini perlu diedukasi seluas-luasnya bahwa horor tidak selalu berhubungan dengan hantu atau setan, namun juga soal budaya tradisi yang patut dijaga dan dilestarikan,” jelas Indrata.
BACA JUGA
Sinopsis Film Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung, Tembus 1 Juta Penonton
Davina Karamoy Ungkap Pengalaman Ekstrem Saat Syuting Film Horor Kuncen
Diskusi persiapan yang juga menghadirkan Arief Akhmad Yani, Community Forum Program Director JAFF, sebagai narasumber ini menjadi langkah awal untuk menyukseskan event perfilman pertama di Pacitan.
Kehadiran festival ini diharapkan dapat menempatkan Pacitan yang berjuluk “70 Mile Sea Paradise” sebagai destinasi baru dalam peta industri kreatif Indonesia, khususnya di bidang perfilman.
(Aak)











