BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID –Seorang gadis berusia 19 tahun yang diduga bunuh diri dengan cara terjun bebas dari lantai 11 Gedung King Chopping Center Bandung, Senin (15/9/2025), ternyata merupakan mahasiswi UIN SGD Bandung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mahasiswi tersebut diketahui berinisial AR (19) warga Ciwastra, Kota Bandung. Ia tercatat sebagai mahasiswi Jurusan Jurnalistik 1C (semester 1).
Kepala Jurusan (Kajur) Jurnalistik UIN SGD Bandung, Dr. Encep Dul Wahab membenarkan jika perempuan yang melompat dari lantai 11 gedung King Shopping Center tersebut mahasiswi jurusan Jurnalistik UIN SGD Bandung.
“Betul, tadi ada sejumlah rekan-rekannya datang mengabarkan jika AR meninggal dunia setelah melompat dari lantai 11 Gedung King Shopping Center,” kata Encep, Selasa (16/9/2025).
Menurut Encep, AR yang baru 2 minggu kuliah dan meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri tidak ada persoalan dengan pihak jurusan dan kampus UIN atau pun sesama teman kuliah seangkatannya.
“Jika AR meninggal diduga melompat dari lantai 11 Gedung King Shopping Center itu persoalan pribadi. Menurut rekan-rekan seangkatan, terutama di SMA nya, AR memiliki kelainan (penyakit). Civitas akdemika UIN turut berduka cita semoga AR husnul khatimah,” kata Encep.
Polsek Regol menerima informasi ada yang jatuh dari lantai 11. Selanjutnya petugas Polsek Regol mendatangi ke tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah kami cek ternyata benar ada seorang yang sudah di bawah dalam kondisi tertelungkup seorang perempuan, yang setelah diperiksa identitasnya berinisial A, usia 19 tahun,” kata Heri.
Polisi pun memeriksa identitas korban yang ditemukan di lokasi. Ternyata, korban berinisial ini adalah warga kompleks perumahan di Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.
Baca Juga:
Diduga Terjun dari Parkiran King’s Bandung, Remaja Perempuan Ditemukan Tewas
Dari rekaman CCTV yang ada di TKP, sebelum meloncat tampak korban berjalan sendiri ke lantai 11 Gedung Parkir. Dia sempat duduk di dinding pembatas parkir.
Tampak petugas keamanan gedung parkir meminta agar si gadis tersebut turun dari dinding tersebut. Tetapi katanya permintaan dan teguran petugas parkir ini tidak dihiraukan. Bahkan ia sempat membuka kacamata dan mencopot sepatunya sebelum meloncat ke bawah.
Sesaat setelah pemeriksaan di TKP, jasad si remaja putri itu langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung untuk autopsi.
Selanjutnya Heri menambahkan, orang tua korban sudah ada di TKP. Korban pun membawa tas yang berisi HP, KTP, struk belanja, sepatu, serta kacamata.
(Anisa Kholifatul Jannah)











