Geger! Wali Kota Baru di Jepang Ngaku Bohong soal Ijazah

Wali Kota
Wali Kota (instagram/@folkkonoha)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Baru saja menjabat sebagai Wali Kota Ito di Prefektur Shizuoka, Jepang, Maki Takubo langsung menuai kontroversi besar. Belum genap dua bulan menjabat sejak terpilih pada Mei 2025, Takubo mengejutkan publik dengan pengakuannya yang disampaikan lewat konferensi pers pada Senin (7/7/2025).

Dalam konferensi pers tersebut, Maki Takubo dengan jujur menyatakan niatnya untuk mundur dari jabatannya akibat skandal pemalsuan latar belakang pendidikan yang menyeret namanya. Ia menyebut bahwa gelar hukum yang sebelumnya tercantum dalam profil kampanyenya ternyata tidak sah.

“Saya akan menyerahkan bukti yang saya klaim sebagai ijazah dan buku tahunan kepada jaksa dalam waktu 10 hingga 14 hari. Setelah itu, saya akan mundur dari jabatan ini,” ujar Takubo, yang kini berusia 55 tahun.

Pernyataan ini pun langsung menjadi sorotan media dan publik, mengingat isu integritas merupakan hal yang sangat sensitif dalam dunia politik Jepang.

Universitas Buka Suara

Salah satu bagian paling mengejutkan dari kasus ini adalah pernyataan resmi dari pihak Universitas Toyo, tempat Takubo mengaku menempuh pendidikan.

Dalam klarifikasinya, universitas tersebut menyebut bahwa Takubo bukan lulusan mereka, melainkan sudah dikeluarkan sebelum menamatkan pendidikannya.

Padahal, dalam berbagai dokumen resmi, termasuk buletin Kota Ito saat pengangkatannya sebagai wali kota, Takubo mencantumkan dirinya sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Toyo. Klaim ini kini terbukti tidak akurat, dan menjadi dasar utama keputusan Takubo untuk mundur.

Baca Juga:

Dikecam Fans Oasis Korea Gegara Rasis, Liam Gallagher Minta Maaf

An Se-young Ikon Baru Korea, Pecahkan Rekor Kontrak Termahal Sejarah Bulu Tangkis

Transparansi Politik Jepang Kembali Diuji

Skandal ini memunculkan kembali perdebatan tentang pentingnya transparansi dan kejujuran dalam proses politik. Meskipun mengundurkan diri bisa dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral. Banyak pihak menilai kasus ini menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem verifikasi kandidat politik.

Namun, pengakuan dan langkah mundur yang diambil Takubo setidaknya menjadi pelajaran penting. Ia memilih untuk menghadapi konsekuensinya secara terbuka dan tidak terus mempertahankan jabatan di tengah sorotan publik.

Saat ini, publik menanti kelanjutan dari proses hukum atas dugaan pemalsuan dokumen ini. Dengan janji menyerahkan “ijazah” dan buku tahunan ke kejaksaan dalam waktu 10 hingga 14 hari, bola kini berada di tangan penegak hukum.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru