H-2 Lebaran, Puncak Arus Mudik di Nagreg Diperkirakan Malam Ini

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus lalu lintas di Jalan Raya Nagreg akan terjadi hari ini seiring melonjaknya volume kendaraan yang melintas.

Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo menjelaskan kondisi arus lalu lintas saat H-2 Lebaran tahun lalu menunjukkan lonjakan tertinggi dan pihaknya memprediksi pola serupa terjadi tahun ini.

“Kalau grafik kendaraan meningkat atau stabil sampai jam 12 malam, puncak arus mudik kemungkinan besar terjadi di H-2 Lebaran, seperti tahun lalu,” ujarnya, dikuti dari Antara, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan jalur Nagreg sempat mengalami kepadatan dan antrean kendaraan beberapa kali, tetapi durasinya relatif singkat berkat pengaturan kepolisian.

“Beberapa titik memang sempat macet, tapi cepat terurai karena ada pengaturan dari petugas di lapangan,” ucapnya.

Dalam pantauan pada Kamis pukul 14.00 WIB petugas gabungan dari Ops Ketupat Lodaya 2026 melakukan rekayasa lalu lintas satu lajur (one-way) dari arah Bandung menuju Tasikmalaya untuk mengatasi kemacetan.

Berdasarkan data Dishub Kabupaten Bandung, volume kendaraan yang melintas hingga pukul 12.00 WIB mencapai 89.474 kendaraan atau sekitar 65 persen dari total kendaraan 24 jam pada hari sebelumnya yang menyentuh 137.032 kendaraan.

Baca Juga:

Gercep! Tinjau Lokasi Longsor Nagreg, Kang DS: Kantor Desa Kendan Ambruk, 60 Rumah Warga Terancam

One Way Arus Mudik Lebaran 2026 Resmi Berlaku, Dari Cikampek hingga Solo

Jika dihitung sejak H-7 Lebaran, total kendaraan yang melintasi jalur Nagreg ke arah timur hingga saat ini mencapai 272.255 unit.

Pihaknya memprediksi puncak arus mudik kemungkinan besar akan tercapai pada malam ini jika grafik jumlah kendaraan yang melintas stabil.

“Jika grafik kendaraan tetap meningkat atau stabil hingga malam nanti, puncak arus mudik kemungkinan besar akan tercapai malam ini,” kata Eric.

Pada kesempatan tersebut ia menekankan sejumlah imbauan bagi pengendara, seperti menghindari penggunaan kendaraan roda dua dan memanfaatkan fasilitas kendaraan umum yang tersedia.

“Kami menyarankan anggota keluarga memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang tersedia, karena perjalanan jauh dengan sepeda motor dan beban berlebih sangat berisiko,” katanya.

Hingga saat ini petugas gabungan dari kepolisian dan Dishub masih bersiaga di titik-titik rawan kemacetan untuk memastikan kelancaran arus menuju wilayah Priangan Timur, terutama sepanjang jalur dari Pos Cicalengka hingga Pasar Limbangan Kabupaten Garut.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri