Harga Pangan Jawa Barat Senin 22 September: Beras Medium Stabil, Daging Ayam Masih di Atas Rp40 Ribu

Harga Pangan Jawa Barat
Ilustrasi (TeropongMedia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan pangan nasional (Bapanas) melaporkan harga komoditas pangan di Jawa Barat pada hari Senin (22/9/2025). Harga beras medium masih stabil di kisaran harga Rp13.367, sementara harga daging ayam masih tinggi diatas Rp40.000.

Berdasarkan data dari Panel Harga pangan Bapanas di tingkat konsumen Jawa Barat, Senin (22/9/2025) pukul 08.50 WIB, harga beras premium turun tipis ke harga Rp14.944 per kg. Harga tersebut sedikit di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan untuk beras premium sebesar Rp14.900 per kg.

Sementara beras medium terpantau mengalami kenaikan, dan saat ini berada di harga Rp13.367 per kg. Harga beras medium terpantau masih stabil dibawah HET baru yang ditetapkan pemerintah untuk beras medium sebesar Rp13.500 per kg. Sementara beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) masih stabil, berada di harga Rp12.000 per kg.

Baca Juga:

Diikuti Cabai, Bawang, dan Daging, Harga Beras Premium Turun

Cek Harga Pangan Jawa Barat Senin 15 September: Beras Turun, Daging Ayam Meroket

Harga cabai tercatat masih mengalami kenaikan. Cabai merah keriting terus meroket sejak pekan lalu menjadi Rp58.100 per kg. Harga cabai merah besar juga tercatat telah tembus Rp58.300, naik Rp4.487 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara cabai rawit merah tercatat turun, kini berada di harga Rp41.200 per kg.

Selanjutnya, harga bawang merah dan bawang putih kompak turun. Bawang merah saat ini berada di harga Rp34.900 per kg, turun Rp1.660 dari hari sebelumnya yang tercatat Rp36.560 per kg. Sementara bawang putih bonggol turun Rp884, saat ini berada di harga Rp34.000 per kg.

Untuk harga daging, harga daging sapi murni masih berada dikisaran harga Rp132.500 per kg, turun tipis dari hari sebelumnya. Harga daging dan telur ayam ras juga terpantau masih tinggi. Daging ayam ras tercatat masih di atas Rp40.000, saat ini berada di harga Rp40.083 per kg. Sementara telur ayam ras kini berada di harga Rp28.889 per kg.

Lalu, harga gula konsumsi naik tipis dari hari sebelumnya, berada di harga Rp17.857 per kg. Kemudian, garam konsumsi tercatat turun Rp2.634 ke harga Rp7.714 per kg.

Selanjutnya, minyak goreng kemasan saat ini berada di harga Rp20.429 per liter, naik tips dari hari sebelumnya. Minyak goreng curah berada di harga Rp19.143 per liter, sementara Minyakita stabil di kisaran harga Rp17.063 per liter.

(Raidi/ )

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru