BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan ponsel kelas menengah makin sengit. Kali ini, dua nama besar Infinix Zero 40 dan Vivo V29e, saling berhadapan dalam pertarungan yang menentukan siapa raja baru di segmen “mid-range premium”.
Sekilas, keduanya tampil elegan dengan desain menawan. Namun di balik tampilan glamor itu, Infinix Zero 40 justru mencuri perhatian karena berani menawarkan spesifikasi yang biasanya hanya ditemukan di ponsel flagship.
Desain Berkelas, Aura Premium
Infinix benar-benar naik kelas lewat Zero 40. Balutan kaca di bagian belakang dan bingkai logam menciptakan sensasi genggaman mewah, apalagi dengan modul kamera melingkar yang futuristik.
Pengamat teknologi Onsa MustafaLast dari Phoneworld.com menyebut desain Zero 40 “berani dan penuh warna,” cocok untuk anak muda yang ingin tampil beda. Vivo V29e sebenarnya tak kalah memikat dengan bodi ramping dan tepian melengkung, namun gradasi warnanya terasa lebih konservatif.
Layar AMOLED 120Hz, Infinix Lebih Terang dan Responsif
Kedua ponsel sama-sama mengandalkan layar AMOLED, tapi Infinix tampak unggul dalam hal pengalaman visual. Layarnya yang berukuran 6,78 inci menawarkan kecerahan hingga 1.300 nit, refresh rate 120Hz, dan touch sampling 360Hz, angka yang tak main-main untuk kelas menengah.
Vivo V29e hanya sedikit tertinggal dengan panel 6,67 inci dan kecerahan maksimal 1.150 nit. Perbedaan sekilas, tapi cukup terasa saat digunakan di bawah sinar matahari.
Dimensity 8200 Ultimate
Pertarungan sesungguhnya terjadi di dapur pacu. Infinix Zero 40 menggunakan Dimensity 8200 Ultimate, sementara Vivo V29e masih bertumpu pada Snapdragon 695.
Perbandingannya mencolok, skor Antutu Dimensity 8200 mencapai 942.855 poin, nyaris dua kali lipat Snapdragon 695 yang hanya 411.374 poin. Bahkan dalam uji 3DMark, keunggulan Infinix semakin nyata (6.188 vs 1.211 poin).
Dalam skenario gaming, Infinix terbukti lebih stabil. Saat memainkan PUBG: Mobile, Zero 40 bisa mencapai 109 fps, sedangkan Vivo hanya mentok di 60 fps. Untuk Genshin Impact, performanya 60 fps berbanding 32 fps.
Baca Juga:
Perbandingan Spek Infinix Note 30 dan Infinix Note 40, Pilihanmu Mana?
Kamera 108MP + OIS, Infinix Tunjukkan Ambisi Flagship
Di sektor kamera, Infinix Zero 40 benar-benar tak ingin terlihat “menengah”. Lensa utamanya beresolusi 108MP dengan OIS, ditemani lensa ultrawide 50MP dan makro 2MP.
Hasilnya, foto terlihat tajam dan natural di berbagai kondisi cahaya. Kamera depannya 50MP bahkan mampu merekam video 4K@60fps, sesuatu yang jarang ditemukan di kelasnya.
Vivo V29e membawa kamera utama 64MP + depth sensor 8MP, cukup solid, tapi belum sebanding. Kamera depannya memang sama 50MP, tapi hanya mampu merekam hingga 1080p.
Baterai dan Pengisian Cepat
Dengan baterai 5.000mAh dan fast charging 45W, Infinix Zero 40 menawarkan daya tahan tinggi plus dukungan pengisian nirkabel 20W, fitur yang absen di Vivo V29e.
Vivo memang efisien dengan baterai 4.800mAh dan fast charge 44W, tapi jelas kalah dalam kecepatan isi ulang dan fleksibilitas.
Baik Infinix maupun Vivo membawa daya tariknya masing-masing. Vivo V29e unggul dalam estetika khas Vivo dan antarmuka yang halus. Namun dari sisi kinerja, kamera, dan fitur modern, Infinix Zero 40 jelas mendobrak batas kelasnya.
Dengan chipset Dimensity 8200 Ultimate, kamera 108MP, RAM LPDDR5 12GB, dan Android 14 berbasis XOS, Zero 40 bukan sekadar pesaing, ia adalah simbol bahwa ponsel mid-range kini bisa tampil se-premium flagship.
(Budis)











