Informasi Beasiswa ADiK Difabel 2023, Persiapkan Syarat-Syaratnya!

Beasiswa ADiK Difabel
(Universitas Muhammadiyah Surabaya)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Beasiswa ADiK Difabel adalah sebuah program beasiswa yang ditujukan untuk mendukung pendidikan bagi individu dengan disabilitas di Indonesia. Program ini memiliki empat kategori, yaitu untuk wilayah Papua, daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal), anak TKI, dan anak difabel. Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswa baru atau yang masih di semester awal.

Persyaratan Beasiswa ADiK Difabel

Untuk menjadi penerima Beasiswa ADiK Difabel 2023, ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi:

  • Menyertakan surat keterangan penyandang disabilitas dari lembaga yang berkaitan.
  • Mahasiswa baru yang lolos jalur SNBP, SNBT, Mandiri, atau jalur lainnya di perguruan tinggi.
  • Mahasiswa yang statusnya masih “on-going” boleh mendaftar, dengan catatan maksimal 3 semester.
  • Tidak sedang menerima bantuan lainnya yang bersumber dari APBN.

Pendaftaran untuk beasiswa ini mulai sejak 6 September 2023 dan berakhir pada tanggal 15 Oktober 2023. Pendaftaran secara kolektif oleh perguruan tinggi masing-masing, jadi kamu perlu menghubungi pihak kampus yang mengelola beasiswa ini. Informasi lebih lanjut dan daftar kampus yang terdaftar dapat kamu akses di situs https://adik.kemdikbud.go.id/.

Beasiswa ADiK Difabel 2023 memberikan manfaat yang signifikan bagi para penerima. Selain membantu menutupi biaya pendidikan atau UKT, beasiswa ini juga dapat mencakup biaya hidup dan bantuan peralatan yang individu difabel butuhkan dalam proses pembelajaran.

Manfaat utamanya adalah memberikan kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan tinggi tanpa terbebani oleh kendala keuangan, sehingga memungkinkan para penerima untuk meraih potensi mereka secara penuh.

BACA JUGA: Catat! Kemenkes Buka 2.000 Kuota Beasiswa Dokter Tahun Ini

Bantuan Biaya Pendidikan

Cakupan bantuan biaya pendidikan tergantung pada akreditasi universitas:

  • Universitas dengan akreditasi A: Bantuan Rp2,4 juta hingga Rp12 juta per semester untuk prodi kedokteran, dan Rp2,4 juta hingga Rp8 juta per semester untuk prodi non-kedokteran.
  • Universitas dengan akreditasi B: Bantuan Rp2,4 juta hingga Rp4 juta per semester.
  • Universitas dengan akreditasi C: Bantuan Rp2,4 juta per semester.

Selain itu, biaya hidup sebesar Rp7,5 juta per semester akan diberikan kepada penerima beasiswa. Jika kamu memenuhi persyaratan, segera daftar sebelum batas waktu pendaftaran berakhir. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di situs resmi https://adik.kemdikbud.go.id/ atau akun Instagram @puslapdik_dikbud.

 

(Kaje/Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru