BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Italia menempati posisi kedua di dunia sebagai negara dengan jumlah pria botak terbanyak. Berdasarkan data yang diunggah akun Instagram @pitravelers_idn, sekitar 44,3% pria di Italia mengalami kebotakan dalam berbagai tingkat.
Fenomena ini disebut dipengaruhi oleh faktor genetik dan gaya hidup, yang menjadi penyebab utama menipisnya rambut pada pria di negeri tersebut.
Botak Jadi Simbol Kepercayaan Diri
Menariknya meski banyak yang mengalami kebotakan, pria Italia justru menerima penampilan tersebut dengan penuh percaya diri. Dalam budaya setempat, kepala botak tidak dianggap sebagai kekurangan, melainkan sebagai simbol gaya dan karakter kuat khas pria Italia.
Kondisi ini memperlihatkan bagaimana standar penampilan dan kepercayaan diri dapat berbeda di setiap negara. Alih-alih merasa minder, pria Italia justru menjadikan kebotakan sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup modern.
Secara global, fenomena kebotakan pada pria memang terus meningkat. Selain faktor genetika, stres, pola makan, dan gaya hidup turut berperan dalam mempercepat kerontokan rambut.
Baca Juga:
Viral! Baut Pesawat Lion Air Goyang saat di Udara, Netizen: Serasa Dekat dengan Tuhan
Viral! Macan Kumbang Muncul di Permukiman Sumedang, 10 Ayam Raib
Namun di beberapa negara seperti Italia, kebotakan bahkan diasosiasikan dengan ketegasan, kedewasaan, dan daya tarik maskulin.
Di era media sosial saat ini, banyak figur publik dan pesohor yang tampil percaya diri dengan kepala plontos, menjadikan tren “bald and bold” sebagai simbol kepercayaan diri baru.
Dengan jumlah hampir separuh populasi pria yang mengalami kebotakan, Italia membuktikan bahwa standar kecantikan dan ketampanan bersifat relatif.
(Hafidah Rimayanti/Dist)











