GARUT, TEROPONGMEDIA.ID – Arus lalu lintas di jalur arteri Garut–Bandung kini berangsur normal setelah sebelumnya sempat padat saat puncak arus balik Lebaran. Dinas Perhubungan Kabupaten Garut menyebut kondisi kendaraan pada Kamis sudah relatif lancar tanpa kepadatan berarti.
Kepala Dishub Garut, Satria Budi, menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan memang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya, dengan puncaknya pada 24 Maret 2026. Namun saat ini volume kendaraan telah menurun signifikan.
“Hari ini relatif menurun seperti biasa, sudah landai,” ujarnya, melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (26/3/2026).
Meski kondisi sudah kembali normal, aktivitas lalu lintas masih diwarnai kendaraan wisatawan dan masyarakat lokal yang melintas, terutama karena masa libur sekolah belum sepenuhnya berakhir.
Baca Juga:
Antisipasi Bencana, BPBD Jabar Dirikan 82 Posko Mudik
Seiring membaiknya situasi, posko pengamanan Lebaran yang sebelumnya disiagakan telah resmi ditutup sejak 25 Maret 2026. Sebagai gantinya, pengawasan dilanjutkan melalui sistem Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret.
“Posko sudah dicabut dari tanggal 25 dan sekarang dilanjutkan dengan KRYD sampai tanggal 29,” jelasnya.
Tidak hanya jalur utama, kondisi serupa juga terjadi di kawasan wisata, termasuk jalur pantai selatan Garut. Berdasarkan laporan di lapangan, jumlah wisatawan yang berkunjung mulai mengalami penurunan.
Dengan situasi yang semakin kondusif, arus lalu lintas di wilayah Garut kini kembali bergerak normal setelah melewati masa padat Lebaran.











