BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jalur Lembah Anai yang menghubungkan Padang–Bukittinggi, Sumatera Barat, mulai diuji coba kembali pada Senin (8/12/2025) setelah putus total akibat banjir bandang akhir November lalu. Pembukaan dilakukan sangat terbatas dan bertahap, dengan prioritas khusus untuk sepeda motor.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan uji coba berlangsung dalam dua sesi, yaitu pukul 06.00–08.00 WIB dan 16.30–18.30 WIB.
“Benar, jalan dibuka mulai hari ini untuk tahap uji coba dan hanya untuk sepeda motor. Uji coba dilakukan selama tiga hari terlebih dahulu,” ujar Reza, dikutip dari Antara, Senin (12/8/2025).
Di luar jam tersebut, jalur kembali ditutup agar proses perbaikan infrastruktur dapat dilanjutkan. Reza mengimbau pengendara mematuhi arahan petugas dan tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan pembukaan terbatas ini diambil setelah meninjau langsung lokasi bersama Polda dan Balai Jalan.
Baca Juga:
Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang Panjang–Padang Lumpuh Total
Banjir Nyaris 3 Meter Rendam Medan, Ribuan Warga Diungsikan
Menurutnya, uji coba semestinya sudah bisa dilakukan sejak sehari sebelumnya, namun cuaca buruk membuat pembukaan harus ditunda.
“Baru sepeda motor yang bisa melewati jalur tersebut. Insyaallah untuk kendaraan roda empat bisa menyusul dalam beberapa hari ke depan,” kata Andre.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan Balai Jalan, jalur Lembah Anai baru akan kembali normal sepenuhnya pada Juni–Juli 2026. Saat ini pekerjaan permanen masih dilakukan oleh Balai Jalan bersama Hutama Karya.
Jalur Lembah Anai merupakan akses vital yang menghubungkan Padang—Bukittinggi hingga ke Pekanbaru, Riau. Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan sebagian besar ruas jalan amblas dan memicu longsor di perbatasan Kota Padang Panjang. Puluhan warga dilaporkan tertimbun material longsoran, dan proses pencarian masih terus berlangsung.
(Budis)











