Jelang FIFA Matchday, Catat Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kuwait dan Lebanon

Harga Tiket Timnas Indonesia
Harga Tiket Timnas Indonesia (Foto: TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — PSSI resmi merilis daftar harga tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Kuwait dan Lebanon dalam agenda FIFA Matchday September 2025. Dua laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, pada 5 dan 8 September 2025.

Sebelum itu, jadwal FIFA Matchday akan diawali dengan pertemuan Kuwait kontra Lebanon pada 2 September 2025. Namun, sesuai keterangan resmi PSSI, pertandingan tersebut hanya bisa disaksikan oleh penonton yang diundang.

Laga Timnas Indonesia baru akan dimainkan pada Jumat, 5 September 2025, menghadapi Kuwait. Tiga hari berselang, Senin, 8 September 2025, Skuad Garuda kembali turun ke lapangan melawan Lebanon.

Bagi para suporter yang ingin menyaksikan langsung perjuangan Timnas Indonesia di Surabaya, tiket pertandingan dijual dalam enam kategori dengan harga bervariasi. Menariknya, harga tiket melawan Kuwait dan Lebanon berbeda, meskipun sama-sama menggunakan Stadion GBT.

Berikut daftar harga tiket yang dirilis PSSI:

Timnas Indonesia vs Kuwait (5 September 2025):

  • Upper Garuda: Rp75.000
  • Garuda South: Rp125.000
  • Garuda North: Rp125.000
  • Garuda East: Rp200.000
  • Garuda West: Rp200.000
  • Premium West: Rp250.000

BACA JUGA:

Segera Gabung Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Jalani Proses Naturalisasi

Timnas Indonesia U-17 Bekuk Uzbekistan 2-0 di Piala Kemerdekaan 2025

Timnas Indonesia vs Lebanon (8 September 2025):

  • Upper Garuda: Rp100.000
  • Garuda South: Rp150.000
  • Garuda North: Rp150.000
  • Garuda East: Rp300.000
  • Garuda West: Rp300.000
  • Premium West: Rp400.000

Kategori Premium West menawarkan posisi tribun utama dengan pemandangan terbaik. Sementara itu, kategori Upper Garuda menjadi opsi paling terjangkau bagi suporter yang tetap ingin hadir langsung mendukung Timnas Indonesia di stadion.

Penjualan tiket akan dibuka mulai 19 Agustus 2025 melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Selanjutnya pada 22 Agustus 2025, tiket juga bisa dibeli melalui situs resmi Kita Garuda. Penting untuk diingat, calon penonton wajib memiliki akun Garuda ID terlebih dahulu untuk dapat melakukan transaksi pembelian tiket.

Dua pertandingan ini menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Indonesia jelang tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Fase tersebut akan berlangsung di Arab Saudi pada 8–14 Oktober 2025 mendatang.

(Haqi/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru