Jelang Ramadhan, Harga Ayam Pedaging di Pontianak Turun Rp4000 Per Kilogram

ayam pedaging
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

PONTIANAK,TM.ID : Menjelang Ramadhan 2023, harga ayam pedaging di Kota Pontianak, Kalimantan Barat turun hingga Rp4000 ribu per kg.

“Saat ini harga ayam pedaging Rp26.000 per kilogram, turun Rp4.000 dari sebelumnya yang mencapai Rp30.000 per kilogram,” kata pedagang ayam di Pasar Flamboyan Pontianak, Eki di Pontianak, Selasa (28/2/2023).

Ia menjelaskan bahwa harga ayam pedaging turun karena stok tersedia banyak. “Semoga harga terus stabil sampai Ramadhan nanti sehingga daya beli masyarakat tinggi dan kami penjualan lancar,” jelas dia.

Penurunan harga ayam juga disampaikan pedagang Pasar Flamboyan lainnya, karena banyaknya stok dalam beberapa hari ini harga ayam turun.

“Harga ayam yang saya jual saat ini Rp26.000 per kilogram. Harga saat ini stabil,” kata dia.

Sementara itu untuk komoditas pangan lainnya berdasarkan pantauan di lapangan mengalami kenaikan seperti harga daging sapi segar dari Rp150.000 per kilogram menjadi Rp160.000 per kilogram.

Pedagang daging di Pasar Flamboyan berharap pemerintah dapat menambah pasokan sapi untuk menjaga keseimbangan harga penjualan.

“Harapan kepada pemerintah untuk menambah pasokan daging sapi agar harga penjualan stabil. Menjelang Ramadhan biasanya terjadi kenaikan harga .Untuk harga daging sapi akan naik apabila pasokan daging sapi sedikit,” kata pedagang daging sapi Pasar Flamboyan, Kasiri.

BACA JUGA: Harga Beras Naik di Sejumlah Kabupaten/Kota di Indonesia

Saat ini untuk harga cabai juga mengalami kenaikan dari Rp75.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah masih stabil di kisaran Rp32.000 per kilogram dan bawang putih masih berkisar Rp25 ribu per kilogram, kemudian harga telur ayam ras berkisar Rp1.600 sampai Rp2.000 per butir.

Harga tomat Rp12.000 per kilogram, kol Rp10.000 per kilogram, mentimun Rp8.000 per kilogram, kacang panjang Rp14.000 per kilogram, kangkung Rp5.000 per kilogram.

Harga ikan sendiri, tongkol Rp25.000 per kilogram, tenggiri Rp75.000 per kilogram, cumi Rp80.000 per kilogram dan udang Rp40.000 per kilogram.

Terkait harga pangan strategis, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar mencatat harga rata – rata di Kalbar untuk beras premium Rp14.571 per kilogram, beras medium Rp12.593 per kilogram, minyak kemasan Rp17.107 per liter, bawang merah Rp38,714 per kilogram, bawah putih Rp26.929 per kilogram, ayam daging Rp41.857 per kilogram dan gula pasir Rp14.643 per kilogram.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru