Juventus Pertimbangkan Datangkan Xavi Hernandez, Gantikan Thiago Motta

Barcelona Ditinggal Xavi Hernandez
Xavi Hernandez (Instagram @fcbarcelona)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Juventus dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mendatangkan mantan manajer Barcelona, Xavi Hernandez, pada musim panas mendatang sebagai pengganti Thiago Motta.

Keputusan ini diambil setelah performa Motta yang meskipun mencatatkan 21 pertandingan tak terkalahkan di Serie A, namun dinilai kurang efektif, dengan 13 pertandingan berakhir imbang.

Pelatih berusia 42 tahun itu datang ke Juventus dengan reputasi sebagai pelatih muda berbakat yang gemar menerapkan taktik ofensif, mirip dengan gaya yang ia tunjukkan selama melatih Bologna.

Namun, meski belum mengalami kekalahan, banyak pertandingan yang berakhir dengan hasil seri, yang membuat penggemar Juve kecewa karena tim mereka kehilangan daya saing yang biasanya mereka harapkan dari klub sebesar Bianconeri.

Kritik terhadap Motta semakin tajam, terutama dari para penggemar yang menginginkan perubahan untuk membawa Juventus kembali ke jalur kemenangan.

Laporan dari L’Equipe menyebutkan bahwa manajemen Juventus kini telah mempersiapkan kemungkinan untuk mencari pelatih baru, dengan Xavi Hernandez sebagai kandidat utama jika performa tim tidak membaik.

BACA JUGA: Juventus Datangkan Randal Kolo Muani dari PSG dengan Status Pinjaman

Xavi, yang sebelumnya sukses sebagai pemain dan pelatih di Barcelona, meninggalkan Blaugrana setelah musim lalu dengan hasil yang cukup baik.

Namun, di tengah tekanan besar, terutama terkait dengan kondisi keuangan klub, Xavi akhirnya dipecat setelah memberikan komentar kritis mengenai situasi tersebut.

Meskipun demikian, reputasinya sebagai pelatih dengan filosofi menyerang yang selaras dengan tradisi sepak bola modern membuatnya dianggap sebagai sosok ideal untuk menggantikan Motta.

Bagi Xavi, jika ia menerima tawaran tersebut, tantangan besar menantinya. Juventus, yang memiliki harapan tinggi dari penggemar dan manajemen, tengah berada dalam fase kritis dan membutuhkan pemimpin yang bisa mengembalikan kejayaan mereka.

Masa depan Bianconeri berada di persimpangan penting, dan keputusan terkait pelatih akan menjadi penentu bagi nasib tim.

 

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru