JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kota Semarang. Vincentius Djoko Riyanto, suami dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, meninggal dunia pada Minggu (9/11/2025) pagi.
kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol Setda Kota Semarang, Siswo Purnomo.
“Benar, beliau wafat pukul 05.30 WIB di RS Telogorejo Semarang,” ujar Siswo di Semarang, melansir Antara.
Sempat Dirawat Akibat Penyakit Jantung
Siswo menyebut, bahwa mendiang Djoko Riyanto telah menjalani perawatan intensif selama sekitar satu setengah bulan di RS Telogorejo akibat penyakit jantung yang dideritanya.
“Beliau dirawat karena sakit jantung, kurang lebih satu setengah bulan,” tambah Siswo.
Rencana Prosesi Pemakaman
Saat ini, jenazah Vincentius Djoko Riyanto disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Gedawang Permai I/2, RT 002/RW 004, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Semarang.
Rencananya, misa requiem akan digelar pada Minggu sore pukul 15.00 WIB, sebelum jenazah dimakamkan di TPU Srondol Wetan Durian, Semarang.
Suasana duka tampak menyelimuti rumah duka. Sejumlah kerabat, pejabat, dan masyarakat tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Baca Juga:
Kisah Romantis Menkeu Purbaya dan Ida Yulidina Bikin Netizen TikTok Baper
BGN Lebak Usulkan Masyarakat Suku Baduy Masuk Program MBG Kategori 3T
Dikenal Sebagai Tokoh Politik yang Dekat dengan Warga
Selain dikenal sebagai pendamping hidup Wali Kota Semarang, Vincentius Djoko Riyanto juga merupakan sosok aktif di dunia politik. Semasa hidupnya, ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Semarang selama empat periode, menunjukkan dedikasi panjangnya dalam pelayanan publik.
Sejak tahun 2019, Djoko juga dipercaya sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Banyumanik, wilayah tempat tinggalnya. Rekan-rekan politik dan masyarakat mengenalnya sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan peduli terhadap warga.
Mendiang meninggalkan seorang istri, Agustina Wilujeng Pramestuti, tiga anak yakni Yohana Citra Mahardika, Nicolaus Tzar Dewa Nugraha, dan Alexander Riandro Satria Wicaksono serta seorang cucu tercinta.
(Dist)

