JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Video Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Nusa Tenggara Barat, Zamroni Aziz, tengah hangat menjadi perbincangan hangat setelah terekam melempar tiang mikrofon setelah pelantikan Kepala Kemenag Dompu, Najamuddin.
Insiden itu, lantas menjadi viral di media sosial, memicu beragam reaksi warganet. Zamroni pun akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas kejadian itu.
Pada rekaman video berdurasi 28 detik yang beredar, mulanya siaran langsung melalui akun YouTube resmi Kemenag NTB. Pelantikan yang digelar pada Jumat (19/9) sore tersebut berlangsung tertib, namun mendadak menjadi sorotan setelah insiden tak terduga terjadi.
Tidak berselang lama, Zamroni Aziz tiba-tiba melontarkan tiang mikrofon ke arah kanan sesaat setelah rangkaian acara pelantikan berakhir.
Setelah melakukan aksi itu, ia langsung berjalan mendekati Najamuddin, pejabat yang baru saja dilantik, dan menyalaminya dengan tenang.
BACA JUGA:
Kakanwil Kemenag NTB Viral Lempar Tiang Mic Usai Pelantikan, Warganet: Pentingnya Akhlak
Viral! Diduga Driver Ojol Jadi Korban Kekerasan, Dibogem Oknum Anggota TNI hingga Hidung Bengkok
“Diam dulu di situ,” ujar Zamroni sambil melirik ke arah tiang mikrofon yang baru saja dilemparnya. Ucapan itu terdengar jelas dalam rekaman, menambah sorotan publik terhadap momen tersebut. Setelah itu, Zamroni tampak menyapa Najamuddin beserta istrinya.
Ia pun segera mengeluarka klarifikasi atas aksinya yang viral. Zamroni menegaskan, bahwa tindakannya murni spontan dan tidak memiliki maksud buruk.
Menurutnya, sebelum insiden itu terjadi, ia sudah meminta petugas untuk memindahkan tiang mikrofon, namun permintaan tersebut tidak segera ditindaklanjuti.
“Ya sudah saya yang pindahkan. Itu kan sambil bercanda kemarin. Jadi saya pikir ini diolah sama orang lain makanya viral di mana-mana,” jelas Zamroni kepada wartawan, dikutip Senin (22/09/2025).
Ia menegaskan bahwa melempar tiang mikrofon hanya dilakukan untuk menggeser posisi alat, bukan sebagai bentuk kemarahan.
Menyadari videonya telah menyebar luas dan menimbulkan beragam tafsir, Zamroni Aziz pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut bukanlah tindakan yang bertujuan untuk menyinggung pihak manapun.
“Saya memohon maaf atas video yang beredar di tengah masyarakat. Kejadian tersebut adalah murni kekhilafan pribadi saya tanpa menyinggung siapa pun,” ujarnya dengan nada tulus.
Peristiwa yang terjadi di Kantor Kanwil Kemenag NTB ini menjadi perbincangan luas, baik di media sosial maupun di berbagai platform pemberitaan. Banyak warganet menilai kejadian ini sebagai pengingat pentingnya menjaga sikap di hadapan publik, terlebih bagi pejabat pemerintah yang selalu berada dalam sorotan.
(Saepul)











