Kapan Aksi Kamisan Mulai? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Aksi Kamisan
(lpm Progress)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Fotografer senior, Darwis Triadi, menciptakan kontroversi dengan komentarnya yang sensitif terhadap Aksi Kamisan. Melalui akun Instagram pribadinya, @darwis_triadi, ia menyatakan bahwa aksi tersebut seharusnya berhenti karena Pilpres 2024 telah berakhir.

Komentar ini menuai kecaman dari publik, yang merasa bahwa Darwis tidak memahami makna sebenarnya dari gerakan tersebut.

Sejarah Awal Mula Aksi Kamisan

Aksi Kamisan bukanlah fenomena baru di Indonesia. Gerakan ini telah mulai sejak 18 Januari 2007 dan terjadi setiap Kamis sebagai bentuk protes dan peringatan terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Aksi ini menjadi tempat bagi para korban dan keluarga korban untuk memperjuangkan keadilan serta mengungkap kebenaran atas kasus-kasus yang terjadi.

Partisipan aksi ini seringkali mengenakan pakaian hitam dan membawa payung sebagai simbol keteguhan dan dukacita. Mereka berdiri diam sambil memegang spanduk yang berisi tuntutan keadilan.

Warna hitam dipilih sebagai simbol duka cita, sementara payung melambangkan perlindungan terhadap korban-korban yang terpinggirkan oleh kekuatan yang lebih besar.

Aksi ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh-tokoh publik seperti musisi dan aktivis. Mereka seringkali memberikan penampilan atau menyumbangkan karyanya sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini.

Keberadaan mereka membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu HAM yang terjadi di Indonesia.

Perjalanan

Setiap minggunya, para peserta berkumpul di depan Istana Presiden pada pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Mereka membawa spanduk, foto korban, dan selebaran untuk membagikan kepada masyarakat sekitar.

Selain itu, mereka juga mengirimkan surat kepada pemerintah untuk menuntut keadilan atas kasus-kasus pelanggaran HAM yang belum terpecahkan.

Selain di Jakarta, aksi ini juga telah dilakukan di berbagai kota di Indonesia seperti Surabaya, Yogyakarta, Malang, Makassar, dan daerah lainnya. Gerakan ini tidak hanya memperjuangkan kasus-kasus nasional, tetapi juga menyoroti isu-isu lokal yang seringkali luput dari perhatian publik.

BACA JUGA: Darwis Triadi Komentar soal Aksi Kamisan, Netizen: Fotografer tidak Punya Hati

Harapan dan Komitmen

Meskipun telah berjalan selama bertahun-tahun, semangat perjuangan dalam aksi ini tetap membara. Para peserta dan pendukung gerakan ini berkomitmen untuk terus menggelar aksi setiap minggunya sebagai bentuk penolakan terhadap lupa dan untuk memastikan bahwa kasus-kasus pelanggaran HAM tidak terlupakan.

Hingga saat ini, banyak korban dan keluarga korban pelanggaran HAM yang belum mendapatkan keadilan yang mereka harapkan. Oleh karena itu, aksi ini terus dilakukan sebagai wadah untuk menyuarakan tuntutan mereka dan memperjuangkan hak-hak mereka yang masih terpinggirkan.

 

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru