BANDUNG< TEROPONGMEDIA.ID – PT Kereta Cepat Indonesia China memperkirakan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh akan kembali meningkat pada akhir Maret 2026, tepatnya pada 28–29 Maret.
Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menyebut lonjakan ini dipicu oleh berakhirnya masa libur Lebaran, sekaligus dimulainya kembali aktivitas sekolah dan kebijakan kerja dari mana saja (WFA).
Menurutnya, banyak perusahaan mulai kembali beroperasi normal pada 30 Maret hingga awal April, sehingga masyarakat yang sebelumnya mudik akan kembali ke Jakarta dalam waktu bersamaan.
Selain itu, tingginya mobilitas arus balik juga diperkirakan masih berlangsung, mengingat penjualan tiket masih dibuka dan permintaan perjalanan tetap tinggi.
Baca Juga:
Libur Panjang, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Membludak
Dwiyana menambahkan, minat masyarakat terhadap Whoosh sebagai moda transportasi antarkota juga terus meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya jumlah penumpang pada periode sebelumnya, terutama dari arah Bandung menuju Halim.
“Penumpang dari arah Bandung ke Halim sempat mencapai lebih dari 24 ribu orang dalam satu hari,” ujarnya, melalui keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).
Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 13–25 Maret, jumlah penumpang Whoosh tercatat mencapai 224.827 orang atau naik sekitar 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Puncak sementara terjadi pada 24 Maret dengan total 24.315 penumpang dalam sehari.
Sebagai kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, Whoosh melayani rute Jakarta–Bandung dengan kecepatan hingga 350 km/jam, menghubungkan empat stasiun utama yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.
KCIC pun memastikan akan terus menjaga kualitas layanan agar tetap aman, cepat, dan andal di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi masyarakat.











